kertas sigaret tingweJohnny Walker. Jack Daniel’s. Kita boleh tak peduli sosok kedua nama itu karena tak tahu sejarahnya. Yang penting mereka itu kesohor.

Lantas siapa Pak Lesab? Saya juga nggak tahu who’s that guy. A local hero? Wah nanti dulu, local mana? Saya nggak tahu itu kertas sigaret kelas “extra fine” bikinan daerah mana.

Sekarang tataplah Pak Lesab. Belum terlalu tua. Gagah. Jantan. Sorot mata tajam. Berkumis. Hidung nggak pesek. Jemarinya agak lentik (kalau hidup di kota, pantesnya bisa main gitar/piano, dan menggambar), nggak segempal pisang susu sebagaimana jemari centeng komikal dicitrakan.

Kalau kita pinjam setting komik silat lama, Pak Lesab pastilah masih sanggup menggetarkan para gadis dan janda muda (adakah yang salah dengan janda muda sehingga sering buat ejekan?).

Para penikmat rokok tingwé [linting dhewe] mungkin membayangkan dirinya sebagai Pak Lesab yang extra fine, best quality pula, dan hanya beredar di pedesaan yang orangnya jarang ngomong Jaklish ["Jakarta-english" -- haha, ini istilah saya].

Pak Lesab. Nama yang langka. Kalau cuma “Lesab” tanpa “Pak” kayaknya cocok juga untuk judul novel, asal penulisnya cewek, dan isinya rada menabrak tabu-tabu lama. Ayayayayaya… :P

 

3 Responses to How R.U. Pak Lesab? “Extra Fine, Thanx Lho!”

  1. Tan Toh Hooi MALAYSIA Internet Explorer Windows says:

    Im from Malaysia. My company name is HOCK POH LAN TOBACCO & TRADING SDH. BHD.
    Can i get the contact for the kertas rokok harum manis?
    thanks!
    if posible can contact contact to me!
    no. 2 & 3, jalan lima, taman sungai jelok, 43000 Kajang Selangor, Malaysia.
    tel:+6019-2810070
    fax n tel:+603-87364715

  2. dz. INDONESIA Camino Mac OS says:

    aji inget eyangnya. saya ingat mendiang bapak saya, yang sering menyuruh saya “ke kota” untuk membeli mbako (tembakau) hitam satu ons (waktu itu harganya Rp500,00), berikut 2–apa namanya, jilid?:)–kertas rokok merk buffalo bill.

    sekitar akhir 90-an, waktu suka ngumpul sama teman-teman saya yang “anak gunung”, saya mendapati kertas rokok buffalo bill itu masih ada, beredar di cianjur (masa kecil saya di kediri, jatim).

    nanti kalau nemu, tak kirimi, paman. *janji-pramuka*

  3. aji INDONESIA Internet Explorer Windows says:

    aku dadi inget eyang kakungku. beliau selalu tingwe kalo mau ngerokok.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>