Ke Gunung Sana Aku Memandang

Masihkah Anda menjumpai silet cap Gunung Tatra bikinan Republik Cekoslovakia [sekarang masuk Slovakia] di toko modern?
Tatra, pegunungan yang indah, dengan banyak puncak. Di Ceko juga ada industri Tatra, tapi bikin mobil. Jadi, ini pabrik Tatra yang mana?
Tatra yang gunung, sudah saya jumpai di Jalan Gejayan, dekat Pasar Demangan, Yogyakarta. Itu nama penjahit, pemiliknya asal Wonosari. Mungkin dia mengidentifikasikan Gunung Kidul dengan Tatra.
Sekarang pandangilah foto-foto sepia para opa dan eyang kakung yang tampak klimis. Boleh jadi mereka membabat kumis-jenggot-cambang dengan Tatra.
Oh ya, nanti dalam sebuah pesta koktil, carilah dipomat Ceko dan Slovakia. Tanyailah apakah mereka pernah memakai silet Tatra. :)
Hmm… silet, produk teknologi untuk membabat bulu yang tak diinginkan. Bank Dunia memasukkan Tatra sebagai indikator standar hidup rakyat Ghana dalam surveinya.
Saya nggak tahu apakah Badan Pusat Statistik pernah memasukkan barang ginian dalam surveinya. Padahal harga barang remeh, bukan hanya silet, itu termasuk indikator biaya hidup lho.
Maka tak mengherankan bila ada sebuah pemeringkatan biaya hidup kota-kota metropolitan dunia memasukkan harga MacD dan Coke [dan juga harga prangko untuk kirim kartu pos, selain ongkos taksi dari bandara ke pusat kota] untuk “indeks kemahalan”.

3 Responses to Ke Gunung Sana Aku Memandang
Leave a Reply Cancel reply
Random Posts
Kopi Toko Ujung dari Makassar
January 18, 2011Kopi macam ini menarik karena mereknya adalah nama si toko. Soal jenis kopi, biasanya konsumen bebas memilih. Penamaan tokonya pun menarik: Ujung. Ini seperti Warung Pojok, Toko Pojok (di Salatiga ada), Toko Perempatan, dan lainnya. Tapi tentang toko ini dan kopinya, saya tak banyak tahu. Pasti Ina Purple dan Rara lebih [...]
Recent Comments
- sule: q butuh plstk jerapah ukuran 7-20.tolong hub saya bagi y menyediakan.trms
- patricia: untuk cari platesin merk ini bs cb buka di web : http://akarsanaagung.wordpress .com
- dwi si topi miring: mantaf
- Bismaa: Ehh, itu kan eyang saya .. Benerr suerr, kok bisa ada di internet ?
- Bismaa: Ehh, itu kan eyang saya .. Benerr suerr, kok bisa ada di internet ?
Gombal Disclaimer
label.blogombal.org is a non-profit blog (continued from another blog) and is not intended to infringe upon the rights of any holders of copyrights. All materials (trademarks, logos, etc) on this blog are for informational purposes only. In case anybody feels that her/his copyright has been violated, please don't sue me. After all I am giving you free publicity. :)Categories
- Alat tulis dan kantor (4)
- Busana, perhiasan, pernik (3)
- Kosmetika (6)
- Lain-lain (10)
- Mainan (2)
- Makanan, minuman & obat (115)
- Produk jempolan (8)
- Rokok-merokok (20)
- Rumah tangga (17)
- Transportasi (4)







Good site!
Saya inget banget. Waktu saya kecil sudah sering beli dan saya masukin ke kotak pensil dan dibawa ke sekolah. tahu buat apa? buat meraut pensil :) Rautan yang diputer2 itu dulu harganya mahal… BTW masih inget pelem G30S PKI?, “darah itu merah, Jenderal…”. Jangan-jangan siletnya merek Tatra juga ya?
kek na kalo silet tatra di Semarang masih banyak yg jual deh.
Nih silet dulu waktu sebelum krismon harganya cuman Rp.50, tapi sekarang aku masih sering pake juga harganya udah menjadi Rp.500