Mentari dari Belakang Rumah

Matahari. Sebagai benda panas menyilaukan, yang hanya bisa ditatap saat awal fajar dan senja, sosok ini sangat diakrabi, sehingga setiap anak manusia bisa menggambarnya.
Begitu akrab, menjadi bagian dari hari, menjadi penanda hari, sehingga penutur bahasa kita menyebutnya matahari, dengan “m” kecil. ‘
Lalu datanglah polisi bahasa. Sebagai nama planet, nama tempat, jadilah penerang dunia itu Matahari [dengan "M" kapital], menemani bumi dan Bumi.
Berapa banyakkah merek dan perusahaan yang memakai matahari, selain toko serbada itu? Instansi pengurus merek yang tahu. Juragan kecap dari Cirebon ini pun mungkin tak hirau.
Saya tak tahu sejak kapan merek ini keluar. Yang saya tahu, dia adalah bagian dari oleh-oleh khas Cirebon, menemani sirip Tjampolay.
Merek yang biasa: Matahari. Rasanya enak. Lihat alamat pembuatnya: di “belakang rumah”. Oh ya, dia tak menyebut diri nomor satu. Yang saya belum jelas adalah maksud tulisan “alam” di atas “Matahari”.