kumbokarno pemutih pakaian

Kumbokarno [Kumbakarna] mungkin bisa jengkel oleh salah satu dari ini. Pertama: larangan penggunaan pemutih pada label baju. Kedua: dia tak merasa sebagai pemutih pakaian. Urusan Kumbokarno adalah loyalitas sebagai bentuk tahu diri terhadap junjungannya, yaitu Prabu Dasamuka, dan memilih ikut melawan Rama. Dia bukan Wibisono [Wibisana] yang bersetia dengan kritis: hanya tunduk sepanjang perilaku junjungannya memang layak. Jadi apa urusan Kumbokarno dengan cuci-mencuci? Mungkin keteguhannya untuk memutihkan tanpa pandang warna kain. Yang putih semakin putih. Yang berwarna akan memudar dan akhirnya memutih. Gitu ‘kali. Sori.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>