Cinta dan Ketiak
Saya menemukan ini di toilet kantor lama, sekitar 1995. Saya pikir kantong abate untu membasmi jentik nyamuk. Setelah saya amati ternyata… aha! Obat ketek!
Karena saya waktu itu belum dapat mengendalikan diri maka saya tenteng barang itu sambil teriak-teriak, “Hayo ngaku, siapa yang barusan pakai ini di toilet?”
Mendadak nongollah anak baru itu, si culun dari Yogya, sambil senyum tersipu. “Itu tadi saya, Mas. Bagus kok buat ngilangin bau,” katanya.
Saya segera maklum. Dia memang harus mengusir bau, karena sore selepas kantor akan kencan dengan sekretaris kantor kami, cewek Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, si jomblo yang ayu menik-menik itu. Orang usil dan dengki berkomentar, kok mau sih si cewek sama dia?
And they live happily ever after, punya dua anak. Mungkin berkat power MBK Powder. Apa itu MBK? Menghilangkan Bau Ketiak. Waks!
NB: Ketika saya membuatkan newsletter untuk undangan pernikahan mereka, si cewek mengaku dan boleh dikutip, bahwa dia tertarik kepada si cowok karena keluguannya… Oh cinta! The power of love, the power of obat ketek…
March 28th, 2007 at 11:52 am
MBK nya murah meriah&uh menghilangkan BB.tapi lama kelamaan ketek saya ga’ kuat timbul bintik2&gatal.mungkin kalo mulai terbit jaman sekarang Merek-nya jadi No BasKet (basah Ketek)