Cokelat Kukuruyuk
Bantulah saya untuk mendapatkan padanan bagi kata “cokelat” sebagai warna. Mestinya ada. Tapi keterbatasan bahasa dalam diri saya mengakibatkan saya mentok di lorong kata.
Cokelat. Coklat. Soklat, kata orang Jawa. Artinya merah kehitaman. Cokelat juga berarti makanan atau minuman, atau bubuk, yang berbahan dasar biji kakao [Theobroma cacao].
Memang cokelat itu barang asing yang akhirnya membumi, sehingga brown, bruin, braun adalah cokelat, dan chocolate adalah cokelat.
Kemampuan berbahasa kitalah, lisan maupun tulis, yang membuat kita dapat membedakan cokelat sebagai warna dan cokelat sebagai apapun yang berasal dari kakao, tergantung konteks kalimat.
Tentu Brown, de Bruin, Braun, sebagai nama marga, tak kita Indonesiakan menjadi James Cokelat, Jan de Cokelat, dan seterusnya.
Saya belum tahu pasti apakah tanaman cokelat juga bagian dari paket Tanam Paksa [Cultuur Stelsel] Belanda pada 1870, atau sekadar tanaman ikutan setelah itu.
Yang saya sok pasti, akibat tanaman cokelat bin kakao itu kita punya kosa kata, yang nyaris tunggal, untuk peyebutan sebuah warna dalam bahasa sehari-hari — bukan dalam bahasa desainer dan industri.
Cokelat sebagai turunan kakao kita pahami sama, apapun kelas dan cita rasanya. Mau yang kelas Swiss [harap maklum, Nestle saja berurusan dengan perkebunan cokelat dan kopi di kawasan tropis yang luasnya melebihi Swiss] maupun kelas KRL Jabotabek.
Nah yang kelas KRL ini dipasok oleh adik kita Cici. Cap Jago. Murah. Tak sampai Rp 1.000 per batang. Terbikin oleh Ceres, pabrik cokelat di Bandung, yang terkenal dengan butiran cokelat tabur. Cap Jago. Anak-anak kampung mengakrabinya. Betul-betul jago.
Sama seperti kejagoan produk berbahan kakao yang akhirnya menjadi nama warna, sehingga kata kata padanannya pun kita lupakan [bank kata di benak saya belum juga menemukannya]. Bukan soal rasa, bukan soal harga, bukan sulap, bukan sihir. Cokelat adalah asupan untuk mulut, dan cokelat adalah warna. Jago yakin akan hal itu, sehingga sampai kini belum membuat milk chocolate bar yang berwarna putih. Terima kasih, Cici. 
6 Responses to Cokelat Kukuruyuk
Leave a Reply Cancel reply
Random Posts
Kecap cap Bawang
November 3, 2010Ini kecap bikinan Malang, Jawa Timur. Saya tak tahu apa arti “Jatim 87″. Mungkin tahun? Tapi bila menilik desainnya tampaknya memang dari gaya awal 80-an, yang besar kemungkinan dikerjakan secara manual, dan Rapido (ini merek, maskud saya drafting pen sebangsa Rotring dan Staedler) menjadi alat wajib. Begitu pula Letraset (minimal Rugos). Penempatan huruf-huruf di [...]
Recent Comments
- sule: q butuh plstk jerapah ukuran 7-20.tolong hub saya bagi y menyediakan.trms
- patricia: untuk cari platesin merk ini bs cb buka di web : http://akarsanaagung.wordpress .com
- dwi si topi miring: mantaf
- Bismaa: Ehh, itu kan eyang saya .. Benerr suerr, kok bisa ada di internet ?
- Bismaa: Ehh, itu kan eyang saya .. Benerr suerr, kok bisa ada di internet ?
Gombal Disclaimer
label.blogombal.org is a non-profit blog (continued from another blog) and is not intended to infringe upon the rights of any holders of copyrights. All materials (trademarks, logos, etc) on this blog are for informational purposes only. In case anybody feels that her/his copyright has been violated, please don't sue me. After all I am giving you free publicity. :)Categories
- Alat tulis dan kantor (4)
- Busana, perhiasan, pernik (3)
- Kosmetika (6)
- Lain-lain (10)
- Mainan (2)
- Makanan, minuman & obat (115)
- Produk jempolan (8)
- Rokok-merokok (20)
- Rumah tangga (17)
- Transportasi (4)







bisa minta tolong ga
mau minta alamat+no telp delfi d bandung dong yang d jalan moh toha
buat kunjungan
mksi ya
Hmm, ketika cepek masih begitu berarti…
*numpang lewattt
Yup
Coklat ayam jago….kenangan manis gue waktu kecil.. serebu bisa dapet 10, buanyak banget trus makanya di atas pohon jambu…murah meriah banget. sekarang gue aga jarang liat warung yang jual coklatayam jago..
Pengen donk nyabain cokelatnya kayaknya enak tuh. Gua demen banget ama cokelat dari kecil silverqueen lagi2 bosen gua.
kirim donk samplenya gua kepengen ngerasaain tuh cokelat jago
Coklat Batang cap Jago, akan selalu terkenang dalam ingatan.
Setiap waktu melihatnya selalu mengingatkanku pada masa-masa kanak-kanak yg penuh dengan kenangan indah.
Mungkin kalau dilihat, Coklat cap Jago memang bukan coklat terkenal seperti Silverqueen, Delfi, dan coklat-coklat terkenal lainnya yang sudah merata di seluruh supermarket-supermarket terkenal di seantero indonesia. Tapi keunikannyalah yang membuat kita selalu mengenang coklat cap Jago. Pernah kutanyakan juga pada teman-temanku, ternyata mereka juga mempunyai pengalaman yang sama..
Coklat cap Jago… Meski cuman coklat batang biasa, tapi ada goresan kenangan terukir di setiap gigitan dan rasa maniz coklatmu.