Jerapah Doyan Santan
6 May 2005 @ 0:28:25

Satwa memang paling sering dijadikan merek. Tapi apa alasan wong Solo ini bikin kantong plastik cap Jerapah? Padahal, terus terang saja, plastiknya tidak bisa diulur supaya panjang seperti leher jerapah. Yang pasti, biarpun jerapah bukan spesies endemik di Indonesia, plastik jerapah itu sangat Indonesia: tahan mengantongi santan. Sebuah label sablonan yang bersahaja namun percaya diri, hurufnya pun tampaknya diset pakai Rugos. Apakah para pembeli peduli pada merek ini, sehingga ketika datang ke toko plastik akan bilang kepadasi penjual, “Minta plastik jerapah…”? Tanyailah kenalan Anda yang orang Solo, atau Sala, atau Surakarta: apakah mereka mengenal plastik jerapah.
Kereta api uap, masihkah jadi simbol kecepatan? Kalau untuk kekuatan mungkin masih. Itu pula barangkali alasan Mayora, produsen permen Plonk [merek yang pas!], menggunakan gambar dua lokomotif menarik gerbong yang seolah-olah sedang berpacu di rel masing-masing. Dua rangkaian kereta api Superstrong pengangkut anis [Pimpinella anisum]. Seperti citra yang diinginkan: kekuatannya akan menembus penghambat pernapasan, “yang disebabkan oleh polusi, perubahan cuaca dan rokok”. Tak dijelaskan apakah asap rokok yang diembuskan seorang perokok juga merupakan polusi bagi orang lain, terutama yang tidak merokok. Apakah sepur uap ini merupakan jawaban untuk