5 Pasal Keluarga Khong Guan

di manakah ayah? TENTANG “roti kaleng cap Khong Guan” [orang Jawa menyebut biskuit sebagai roti] versi orisinal, yaitu assorted biscuits yang diakrabi para keluarga di Indonesia, ada lima pasal.

1 | Saya dulu waktu kecil sangat terkesan oleh ilustrasi dalam kaleng, yang sampai hari ini tak diganti. Keluarga yang hangat sedang bersantai di meja makan bertaplak linen dengan bekas lipatan yang kentara. Tapi saya membatin, di manakah bapaknya? Ah, anggap saja dialah yang memotret keluarganya. Dia tak tahu cara menggunakan self timer. Lho, ini kan lukisan? Hmmm anggap saja hasil salinan dari foto.

2 | Sejak kecil saya tergeli-geli oleh potongan rambut anak lelaki itu. Pada suatu Senin tahun 2001 di sebuah kantor, seorang pegawai anyaran masuk kerja dengan potongan rambut baru. Ada komentar jahat: ” Keren! Rambutmu kayak biskuit Khong Guan.” Teman-teman sekantor setuju. Anak itu tak mau mengulangi gaya rambutnya yang hebat.

belum jadi orang indonesia modern kalau belum kenal ini 3 | Dulu, waktu saya bocah, yang paling saya sukai dari Khong Guan versi orisinal [ya, isinya campuran itu] adalah wafernya. Tapi sayang wafernya selalu sedikit.

4 | Dasar lidah sontoloyo, setelah mengenal biskuit merek lain, barulah saya sadar bahwa Khong Guan versi orisinal bukan yang terenak. Setelah ada peragaman produk, rasanya lebih bervariasi, ada yang enak. Maka jangan heran bila ada yang terkesan.

5 | Khong Guan termasuk perusahaan PMA awal yang masuk pada Orde Baru, seangkatan dengan Tancho.Tapi sebelum itu Khong Guan punya sejarah panjang.

Sekarang tambahkan pasal Anda.

6 Responses to “5 Pasal Keluarga Khong Guan”

  1. anakperi Says:

    waktu saya masih lebih kecil, setiap bezoek ke rumah sakit hampir selalu ketemu ‘roti’ kaleng ini…

  2. Luthfi Says:

    Kaleng bekas Biskuit Khong Guan ini sering dipakai tukang bubur ayam & ketoprak sebagai wadah krupuk. Itulah yg paling gue inget.

  3. gunarso Says:

    ingat khong Guan inget wafernya .. sama seperti pakdhe …bungkusnya plastik bening ada pita coklat untuk membukanya persis kayak plastik rokok gitu .. sayang wafernya cuma ada 2.. kalau lebaran jadi rebutan ama sodara

  4. roelus Says:

    gue inget waktu kecil kalo mo buka kaleng biskuit Khong Guan diam-diam tanpa ketauan nyokap, tutupnya harus dicongkel pake sendok.

  5. dwee Says:

    kalengnya dilubangin kecil… untuk nampung air guna berwudhu…

  6. yudi Says:

    Numpang tanya, boleh nggak?….kalo biscuits khong guan tu mulai ada sejak kapan?macam-macam produknya apa aja?produknya yang terbaru apa?trus strategi pemasarannya gimana?kelebihan dan kekurangannya?strategi pemasaran dalam menghadapi persaingan seperti apa?

Leave a Reply