Thumb Up! [Kriuk! Crisss!]
Kalau krisis energi kian parah, kita akan kembali berurusan dengan semprong. Itu lho, tabung kaca tipis, hasil kerajinan, yang dipakai untuk melindungi api sumbu teplok dari terpaan angin. Si semprong pula yang menjadi sekat agar gambar artis cewek pada bidang cantelan teplok tak hangus.
Kalau krisis energinya sudah amat menyedihkan, sehingga listrik menjadi amat sangat mahal, makin banyak saja kartu nama teman yang berganti kantor: “Titi Pelitahati, marketing manager, CV Semprong Kinclong Jaya”.
Semprong mudah pecah, karena kualitasnya memang kelas rakyat. Tapi tenanglah, ada warung yang menyediakannya. Meski tanpa standar industri, dan Anda cukup menggambarkan ukuran teplok, si penjual dapat memilihkan semprong yang diameternya pas dengan dudukan pada teplok.
Semprong yang mudah pecah mempermudah pemain jathilan untuk mendapatkan bahan keremusan saat kesurupan. Dalam keadaan trance mereka bisa mengeremus beling. “Kriuk! Crisss!” Lalu dilepeh “Buehhhh!” Tapi ketika semprong kian langka, pemain jathilan memanfaatkan pecahan lampu tabung [neon].
Esok ketika krisis energi kian parah, sehingga banyak rumah tangga akan berteplok, pemain jathilan akan mendapatkan jatah lamanya: semprong. Cap Jempol, dengan “kwalitet” terjamin, artinya pecahannya memang crispy.
Adakah dari Anda yang ingat cara membersihkan semprong?
5 Responses to Thumb Up! [Kriuk! Crisss!]
Leave a Reply Cancel reply
Random Posts
Mirama, Andalan Semarang
September 3, 2010Ini salah satu merek klasik kecap bikinan Semarang: Mirama. Desain etiketnya, maksud saya labelnya, bersahaja tapi kuat. Hanya ada dua warna di atas putih kertas, yaitu hijau untuk logotype (tipografinya mungkin mengarang sendiri) dan cokelat muda yang menjadi latar berbatik. Begitu bersahajanya sehingga tanggal kadulawarsa cukup dicap pakai numerator, sedangkan bidang untuk tanggal produksi [...]
Recent Comments
- Ichwan Antonio: Coba cari di PD LIDO telpon 021 6926075
- JP: Mas Antyo, kenal petinju Rukimin alias Rocky ini ini? Karena dia adalah kawan lama saya, dan saya sulit...
- eqwvwyvc: spa6d4 bcduumdmobmc
- Bunny: I can\’t hear anyhntig over the sound of how awesome this article is.
- pecah utax: jaman sekarang ; Mesti Hati2x milih makanan. bt ‘ penasaran jg menurut pndapat “Aming”....
Gombal Disclaimer
label.blogombal.org is a non-profit blog (continued from another blog) and is not intended to infringe upon the rights of any holders of copyrights. All materials (trademarks, logos, etc) on this blog are for informational purposes only. In case anybody feels that her/his copyright has been violated, please don't sue me. After all I am giving you free publicity. :)Categories
- Alat tulis dan kantor (4)
- Busana, perhiasan, pernik (3)
- Kosmetika (6)
- Lain-lain (10)
- Mainan (2)
- Makanan, minuman & obat (115)
- Produk jempolan (8)
- Rokok-merokok (20)
- Rumah tangga (17)
- Transportasi (4)







cfkenn
Sebelum dipergunakan Semprong Cap Jempolan yang kwalitetnya terjamin sebelum di pergunakan celupkan terlebih dahulu kedalam minyak tanah, setelah itu baru dipergunakan. Biasanya semprong banyak “ngendon” bekas asap hitam, untuk pembersihnya seh biasa dilap pake koran saja. Jadi inget kampung halaman. Apa kabar mak Pioh nenek tercinta?
ada korokannya, man… serabutnya dari sabut kelapa terpilih atau ijuk yang kecil-kecil…
Ngelap semprong menjadi pekerjaan rutinku dulu tiap sore sejak masku merantau. Kalau mrucut ya pecah. Kalau pecahnya bagian atas masih boleh dipakai kok..Btw,Saya baru ngeh kalau gambar di tempat cantelan itu kebanyakan artis cantik tapi tak dikenal (dari Cina..?)
(baru tahu ada blog ini Pak Lik, memang orang Indonesia sebenarnya banyak yg kreatif luar biasa)
Sepotong kayu diujungnya di ikatkan kain halus dan bersih lalu di putar-putar pada bagian yang hitam atau rumek. Pada masa kecil biasanya tanganku yang dimasukkan kedalam lampu semprong dan di putar-putar kaca semprongnya. Namun hati-hati jika pecah bisa kena tangan.