Racun-meracun

Barangkali peracunan adalah salah satu langkah kuno untuk melenyapkan nyawa makhluk lain. Selangkah lebih canggih ketimbang mencekik, memukul dan membanting.
Langkah kuno — ya peracunan itu — nyatanya masih dilakukan sampai hari ini. Contoh terakhir adalah Munir, aktivis HAM itu. Di luar negeri, ada politikus yang diracun sehingga wajahnya berubah.
Nah racun tikus bikinan Sumber Djadi, Solo, Jawa Tengah, itu tentu saja untuk tikus. Disebut sebagai obat keras. Aha! Obat! Apapun yang berbau laboratoris atau kimiawi, oleh awam akan disebut sebagai “obat” padahal bukan penyembuh.
Terkemas secara sederhana, dalam kertas HVS tersablon [cukup dua warna], racun ini saya dapat di sebuah pasar di Bojonegoro. Sedangkan racun lainnya, untuk tikus dan celeng itu [mengerikan, alangkah jauh rentang kemustajabannya!], itu saya dapatkan di Pasar Ngasem Yogyakarta.
Sungguh sebuah resep yang sempurna, menyerupai mereknya [Sampurna], dengan anjuran yang efektif: campurkan dengan makanan. Di tangan orang sembrono, gambar tengkorak terlingkar itu akan menjadi sugesti bengis.

One Response to Racun-meracun
Leave a Reply Cancel reply
Random Posts
Tancep Terus, Mas Bimo!
October 9, 2004Setahu saya, Bimo, eh Bima, itu tokoh yang lurus, lugas, jauh dari petualangan romantis macam Arjuna. Tapi entah kenapa dia dijadikan simbol kekuatan (selain kejantanan) untuk jamu yang akan dikesankan sebagai afrodisiak.
Mungkin karena kukunya, pancanaka, yang dalam posisi selipan jari tertentu akan melambangkan kopulasi.
Maka jadilah Jamu cap Kuku Bima. Padahal kalau tersugesti sebagai [...]
Recent Comments
- sule: q butuh plstk jerapah ukuran 7-20.tolong hub saya bagi y menyediakan.trms
- patricia: untuk cari platesin merk ini bs cb buka di web : http://akarsanaagung.wordpress .com
- dwi si topi miring: mantaf
- Bismaa: Ehh, itu kan eyang saya .. Benerr suerr, kok bisa ada di internet ?
- Bismaa: Ehh, itu kan eyang saya .. Benerr suerr, kok bisa ada di internet ?
Gombal Disclaimer
label.blogombal.org is a non-profit blog (continued from another blog) and is not intended to infringe upon the rights of any holders of copyrights. All materials (trademarks, logos, etc) on this blog are for informational purposes only. In case anybody feels that her/his copyright has been violated, please don't sue me. After all I am giving you free publicity. :)Categories
- Alat tulis dan kantor (4)
- Busana, perhiasan, pernik (3)
- Kosmetika (6)
- Lain-lain (10)
- Mainan (2)
- Makanan, minuman & obat (115)
- Produk jempolan (8)
- Rokok-merokok (20)
- Rumah tangga (17)
- Transportasi (4)







ingat dulu.. “bebeke jo dingon neng sawahe Lik Tikno lho.. agek dipospit kana kae..” hi-hi-hi..
kok pada nggak komen ya..