Sabun cap Tawon

Nama resminya Bee and Flower, tapi jarang yang mengindonesiakannya sebagai sabun cap Tawon dan Kembang. Cukup sabun cap Tawon.
Jarang diiklankan, atau malah tak pernah. Yang pasti pasarnya masih ada. Kalau sepi pecinta mana mungkin Maspion membikinnya, atas lisensi Shangai Soap Factory, RRC.
Kalau Anda belum pernah menjumpai produk ini, susah untuk membayangkan baunya. Yang pasti wangi — tapi wanginya berbau tahun 60-70-an. Wangi rakyat, kata yang sinis. Wangi ndesit, kata yang (sok) kota.

Di luar soal harum, yang khas dari sabun ini adalah bungkusnya. Seperti kertas kado. Dari dulu selalu kemasannya selalu dibungkus sabuk kertas dengan segel kertas emas.
Penuh percaya diri, perusahaan Alim Markus yang mencintai produk Indonesia ini (ingat kampanyenya di TV?), menyatakan dalam kemasannya:
….tidak hanya memberikan kelembutan dan keharuman yang tahan lama, tetapi juga memberikan kesegeran pada kulit anda. Silahkan coba, kami yakin pasti akan kembali lagi!
Sungguh hebat. Mereka yang tak mau kembali pasti karena tak tahu jalan pulang.
