Beginilah Seyogyanya Bikin Wingko

Wingko babat (atau babad?) bukan hanya berarti Semarang, dan — konon — dulunya memang tak berasal dari Semarang, melainkan Babad di Jawa Timur. Yah, anggap saja sejenis dengan “gudeg yogya” (dengan “y” kecil) dan “soto madura” (dengan “m” kecil) yang sudah menjadi nama benda (makanan). Begitu pula dengan “petai cina”.
Maka orang Yogya di Jalan Monjali 75 (Monjali = Monumen Jogja Kembali) itu bikin Wingko Mataram. Dari segi nama dan merek jelas mengarah ke Yogya, karena Mataram berarti Yogya.
Eh, yang bener? Yah, menurut kesalahkaprahan begitu. Padahal Mataram, sebagai nama kota, ada di Lombok. Adapun Mataram, sebagai kerajaan, ada dua jenis yaitu Mataram Hindu dan Mataram Islam.
Untuk Mataram Islam, yang didirikan oleh Panembahan Senapati, akhirnya terpecah menjadi empat di dua tempat: Kasunanan Surakarta, Mangkunegaran, Kasultanan Yogyakarta, dan Pakualaman.
Tapi jika sekarang bicara gaya Mataram, itu berarti Yogya. Termasuk dagelan mataram yang zaman Basiyo.
Lantas apa klaim diri kelebihan produk ini? Dimasak dengan oven sehingga menghasilkan cita rasa yang seyogyanya. Pelesetan kata, sebagai kelanjutan dagelan mataram, bisa diangkut ke ranah perniagaan modern.

7 Responses to Beginilah Seyogyanya Bikin Wingko
Leave a Reply Cancel reply
Random Posts
Canteekkkk? Nehi! Acha!
December 20, 2004Dan Imponk pun bertanya: “Cantik. Bagaimana menurutmu?”
Sebuah pertanyaan ringkas dari seorang blogger produktif, tapi susah bagi saya untuk menjawabnya secara ringkas pula.
Maka saya pun ingin meneruskan pertanyaannya kepada produsen jamu bergambar wanita bersari India ini. Disebutkan ini khusus untuk wanita. Tak dijelaskan apa yang akan terjadi apabila pria meminumnya.
Kalau [...]
Recent Comments
- Ichwan Antonio: Coba cari di PD LIDO telpon 021 6926075
- JP: Mas Antyo, kenal petinju Rukimin alias Rocky ini ini? Karena dia adalah kawan lama saya, dan saya sulit...
- eqwvwyvc: spa6d4 bcduumdmobmc
- Bunny: I can\’t hear anyhntig over the sound of how awesome this article is.
- pecah utax: jaman sekarang ; Mesti Hati2x milih makanan. bt ‘ penasaran jg menurut pndapat “Aming”....
Gombal Disclaimer
label.blogombal.org is a non-profit blog (continued from another blog) and is not intended to infringe upon the rights of any holders of copyrights. All materials (trademarks, logos, etc) on this blog are for informational purposes only. In case anybody feels that her/his copyright has been violated, please don't sue me. After all I am giving you free publicity. :)Categories
- Alat tulis dan kantor (4)
- Busana, perhiasan, pernik (3)
- Kosmetika (6)
- Lain-lain (10)
- Mainan (2)
- Makanan, minuman & obat (115)
- Produk jempolan (8)
- Rokok-merokok (20)
- Rumah tangga (17)
- Transportasi (4)







betul sam! wingko babat konon katanya berasal dari babat – ditulis pakai t bukan d – dari babat, lamongan. sebuah kota kecamatan persimpangan jalan dari arah jombang dan tuban. kalau kemudian merambah ke semarang bahkan jogja mungkin pertanda kesaktian sang wingko yang terbikin dari kelapa muda dan tepung ketan. tetangga saya yang asli mbabat, selalu ngoleh-olehi wingko made in sendiri. sebesar cangkir lepek lebarnya. hehehe
babad wingko…ato wingko babad..
PaRutan Kambil’e bikin Oentu’ku
Agak SnUt..SnuTtt..
Satu lagi, PSIM Yogyakarta itu singkatannya apa? Mataram juga tho..
ya boleh om!
Om kenal sama Seno Gumira?
Salah stu tulisannya emang jd bahan buat seminar sy dulu. majalah Desain. Sya lupa judul majalahnya.
Kalo gak salah dia itu yg bikin penelitian buat skripsi ttg Winko ya om? sy dapet dari temen tuh :)
jeli sekali pemilihan katanya :)
wingkone gedi gedi boten paman? semarang cilik cilik mung sak emplok’an
walah kelewat ini sama saya…gak pake gbr kereta lagi ya? :P