Irma yang Indie, yang Underground

9 March 2007 @ 17:17:07

kerupuk rakyat cap irma jaya

Inilah desain label yang membuat saya kagum sekaligus terharu!

Cukup berupa kertas fotokopian ukuran seperempat kuarto, semua penggambaran dikerjakan manual, dari huruf sampai ornamen.

Seadanya. Sebisanya. Sejujurnya. Tanpa nomor telepon (ponsel) padahal sekarang sudah lazim semua pembuat cemilan, yang merupakan industri rumah tangga, mencantumkan nomor kontak. Label mereka pun sudah dicetak bagus, minimal dengan mini offset.

Dan lihatlah Irma Jaya yang saya peroleh Februari lalu. Sungguh penuh percaya diri. Sayang sekali penjualnya, di sebuah rombong (gerobak) rokok sebelah masjid, dekat rumah Qper, tak tahu dari mana asal produk itu. “Pokoknya ada yang nganter, tahu-tahu ada,” katanya.

Saya berharap menteri desain tergerak untuk membantu label ini. Tentu dengan catatan: bila pemiliknya memang berkenan. Siapa tahu dia bahagia dengan pilihannya yang berspirit indie, dan rada underground.

11 Responses

  1. mpokb Says:

    mungkin memang supaya padat karya.. daripada nganggur mending bantu emak bikin orat-oret nama.. :) *ngayal*

  2. blogombal : catatan ringan angin-anginan » Blog Archive » Desain Label untuk Rakyat Says:

    [...] Itulah impian saya yang terlintas saat menulis desain label Irma Jaya. [...]

  3. anakperi Says:

    Berapa kali dia berhenti ketika membuat garis zigzag yang di pinggir itu, ya?
    Rugos masih terlalu mahal, menghias di 30 lembar kertas juga bikin klemun-klemun… Untungnya masih ada fotokopi yang terjangkau.

  4. Didi Says:

    semangat indie, tak pernah mati!!

  5. abah oryza Says:

    ayo bantu mereka yang berjiwa merdeka

  6. Rian Says:

    Harganya itu murah banget ya…

  7. iman brotoseno Says:

    sepertinya pemiliknya pasangan Irma dan Jaya..

  8. KAWULO ALIT LAWAS Says:

    detail sudut sudut dan tarikan garisnya spontan, malah justru susah untuk dipalsu. kecuali ada yang tega memfotokopi label itu… :D

  9. Jubir KDRI Says:

    wah… nanti saya sampaikan ke pak menteri desain untuk disumbang desain… lokasinya dimana mas?.. biar kita bisa sidak he he..

    salam

  10. aji terlalu Says:

    luar biasa! ternyata ada kesadaran merek pada krupuk selain udang

  11. Aji Says:

    komunikasi jalan

Leave a Comment

Please note: Comment moderation is enabled and may delay your comment. There is no need to resubmit your comment.

Gombal Comments

  • lenastgg: kemasan bisa woke bung, tapi kulitas tetep...
  • yudi: Numpang tanya, boleh nggak?....kalo biscuits khong...
  • danie: kalau ayam bakar wong (s)olo silsilahnya begimana...
  • jenz: wah, saya demen sama es tjap njonja besar ini....
  • Gan Bensie: minta tolong contact person PT. Sumber Es...
  • Sontol_Nak: Paman, kenapa Semar digambar kan selalu...
  • Harian: wah kreatif nih tulisannya... jadi inget jaman...
  • caca: lucu2 ya tulisannnya bikin geli heheh... sukses ya!
  • x: Wah taru harum solo punya tuh.. :)
  • onie: hahaha...dahsya t...mestinya ada posting khusus...
  • lia zahara: mau tanya nih soal undian kapal api, lia...
  • bangbadi: Lucu-lucu posternya :) Salam kenal bung.
  • Tigun Wibisana: Apakah pening/plombir sepeda ini hingga...
  • anik budiarti: Pak iki sabun jadul ..dulu harganya...
  • anik budiarti: Pak..jaman saya dulu SD thn 87an yg sering...
  • anik budiarti: Pakdhe..aku juga pernah minum norit gara...
  • kardjo: DI surabaya ada warung nasi namanya warung...
  • sandra: ah saya sih kurang cocok dengan roti djoko....
  • mpokb: kalo jenifer, jadi jeruk nifis feras dong.. :D
  • yayan: minuman wajib para pemabok, harga murah pas buat...

Gombal Disclaimer

Gombalabel is a non-profit blog (continued from another blog) and is not intended to infringe upon the rights of any holders of copyrights. All materials (trademarks, logos, etc) on this blog are for informational purposes only. In case anybody feels that her/his copyright has been violated, please don't sue me. After all I am giving you free publicity. :)