Irma yang Indie, yang Underground

Inilah desain label yang membuat saya kagum sekaligus terharu!
Cukup berupa kertas fotokopian ukuran seperempat kuarto, semua penggambaran dikerjakan manual, dari huruf sampai ornamen.
Seadanya. Sebisanya. Sejujurnya. Tanpa nomor telepon (ponsel) padahal sekarang sudah lazim semua pembuat cemilan, yang merupakan industri rumah tangga, mencantumkan nomor kontak. Label mereka pun sudah dicetak bagus, minimal dengan mini offset.
Dan lihatlah Irma Jaya yang saya peroleh Februari lalu. Sungguh penuh percaya diri. Sayang sekali penjualnya, di sebuah rombong (gerobak) rokok sebelah masjid, dekat rumah Qper, tak tahu dari mana asal produk itu. “Pokoknya ada yang nganter, tahu-tahu ada,” katanya.
Saya berharap menteri desain tergerak untuk membantu label ini. Tentu dengan catatan: bila pemiliknya memang berkenan. Siapa tahu dia bahagia dengan pilihannya yang berspirit indie, dan rada underground.
11 Responses to Irma yang Indie, yang Underground
Leave a Reply Cancel reply
Random Posts
Goyang, Colek, Bersih
December 7, 2004Goyang. Gitek. Geyol. Itulah intisari jaipong. Apakah dapat diterapkan untuk mesin cuci?
Ah, drum mesin cuci cuma spinning biasa. Cepat tapi tak bergoyang, dan tetap di tempat. Makin tinggi putarannya maka kotak mesin cuci malah tenang.
Kalau Jaipong jadi merek krim deterjen, apa ada hubungannya dengan colek?
Ada. Krim deterjen juga disebut sebagai “sabun colek” [...]
Recent Comments
- Ichwan Antonio: Coba cari di PD LIDO telpon 021 6926075
- JP: Mas Antyo, kenal petinju Rukimin alias Rocky ini ini? Karena dia adalah kawan lama saya, dan saya sulit...
- eqwvwyvc: spa6d4 bcduumdmobmc
- Bunny: I can\’t hear anyhntig over the sound of how awesome this article is.
- pecah utax: jaman sekarang ; Mesti Hati2x milih makanan. bt ‘ penasaran jg menurut pndapat “Aming”....
Gombal Disclaimer
label.blogombal.org is a non-profit blog (continued from another blog) and is not intended to infringe upon the rights of any holders of copyrights. All materials (trademarks, logos, etc) on this blog are for informational purposes only. In case anybody feels that her/his copyright has been violated, please don't sue me. After all I am giving you free publicity. :)Categories
- Alat tulis dan kantor (4)
- Busana, perhiasan, pernik (3)
- Kosmetika (6)
- Lain-lain (10)
- Mainan (2)
- Makanan, minuman & obat (115)
- Produk jempolan (8)
- Rokok-merokok (20)
- Rumah tangga (17)
- Transportasi (4)







komunikasi jalan
luar biasa! ternyata ada kesadaran merek pada krupuk selain udang
wah… nanti saya sampaikan ke pak menteri desain untuk disumbang desain… lokasinya dimana mas?.. biar kita bisa sidak he he..
salam
detail sudut sudut dan tarikan garisnya spontan, malah justru susah untuk dipalsu. kecuali ada yang tega memfotokopi label itu… :D
sepertinya pemiliknya pasangan Irma dan Jaya..
Harganya itu murah banget ya…
ayo bantu mereka yang berjiwa merdeka
semangat indie, tak pernah mati!!
Berapa kali dia berhenti ketika membuat garis zigzag yang di pinggir itu, ya?
Rugos masih terlalu mahal, menghias di 30 lembar kertas juga bikin klemun-klemun… Untungnya masih ada fotokopi yang terjangkau.
[...] Itulah impian saya yang terlintas saat menulis desain label Irma Jaya. [...]
mungkin memang supaya padat karya.. daripada nganggur mending bantu emak bikin orat-oret nama.. :) *ngayal*