label.blogombal.org - Bualan daripada Pemulung

Makanan, minuman & obat

March 9, 2007

Irma yang Indie, yang Underground

kerupuk rakyat cap irma jaya

Inilah desain label yang membuat saya kagum sekaligus terharu!

Cukup berupa kertas fotokopian ukuran seperempat kuarto, semua penggambaran dikerjakan manual, dari huruf sampai ornamen.

Seadanya. Sebisanya. Sejujurnya. Tanpa nomor telepon (ponsel) padahal sekarang sudah lazim semua pembuat cemilan, yang merupakan industri rumah tangga, mencantumkan nomor kontak. Label mereka pun sudah dicetak bagus, minimal dengan mini offset.

Dan lihatlah Irma Jaya yang saya peroleh Februari lalu. Sungguh penuh percaya diri. Sayang sekali penjualnya, di sebuah rombong (gerobak) rokok sebelah masjid, dekat rumah Qper, tak tahu dari mana asal produk itu. “Pokoknya ada yang nganter, tahu-tahu ada,” katanya.

Saya berharap menteri desain tergerak untuk membantu label ini. Tentu dengan catatan: bila pemiliknya memang berkenan. Siapa tahu dia bahagia dengan pilihannya yang berspirit indie, dan rada underground.

  1. mungkin memang supaya padat karya.. daripada nganggur mending bantu emak bikin orat-oret nama.. :) *ngayal*

    Comment by mpokb — March 9, 2007 @ 6:00 pm
  2. [...] Itulah impian saya yang terlintas saat menulis desain label Irma Jaya. [...]

    Pingback by blogombal : catatan ringan angin-anginan » Blog Archive » Desain Label untuk Rakyat — March 9, 2007 @ 9:35 pm
  3. Berapa kali dia berhenti ketika membuat garis zigzag yang di pinggir itu, ya?
    Rugos masih terlalu mahal, menghias di 30 lembar kertas juga bikin klemun-klemun… Untungnya masih ada fotokopi yang terjangkau.

    Comment by anakperi — March 9, 2007 @ 10:51 pm
  4. semangat indie, tak pernah mati!!

    Comment by Didi — March 10, 2007 @ 9:36 am
  5. ayo bantu mereka yang berjiwa merdeka

    Comment by abah oryza — March 10, 2007 @ 4:14 pm
  6. Harganya itu murah banget ya…

    Comment by Rian — March 10, 2007 @ 6:12 pm
  7. sepertinya pemiliknya pasangan Irma dan Jaya..

    Comment by iman brotoseno — March 11, 2007 @ 8:16 am
  8. detail sudut sudut dan tarikan garisnya spontan, malah justru susah untuk dipalsu. kecuali ada yang tega memfotokopi label itu… :D

    Comment by KAWULO ALIT LAWAS — March 13, 2007 @ 2:18 pm
  9. wah… nanti saya sampaikan ke pak menteri desain untuk disumbang desain… lokasinya dimana mas?.. biar kita bisa sidak he he..

    salam

    Comment by Jubir KDRI — March 26, 2007 @ 12:56 am
  10. luar biasa! ternyata ada kesadaran merek pada krupuk selain udang

    Comment by aji terlalu — September 21, 2007 @ 10:51 pm
  11. komunikasi jalan

    Comment by Aji — October 10, 2007 @ 11:42 pm

Leave a comment

RSS feed for comments on this post. TrackBack URL