Tauco Terbang
Pesawat angkasa. Itu kata yang jarang kita dengar. Lebih sering kita mendengar “pesawat terbang” (lebih sering lagi disingkat sebagai “pesawat”) dan “kapal terbang”. Sedangkan “kapal udara” sudah jarang kita dengar. Orang Jawa pun sekarang lebih sering menyebut “pesawat”, bukan “montor mabur“, bukan “montor miber“, dan bukan “montor muluk” — yang semuanya berarti “mobil terbang”.
Kalau “pesawat luar angkasa”, itu sering kita dengar. Lantas apa hubungan tauco dengan angkasa, mugkin bisa kita tengok klaim usianya yang “kurang lebih 35 tahun”. Memang tak jelas, 35 tahun dihitung mundur dari tahun 2007 atau sebelumnya.
Taruh kata dihitung mundur dari 2007, maka 35 tahun lampau itu adalah pada 1972. Saat itu pesawat terbang masih mewah, belum menjadi moda andala angkutan rakyat jarak jauh. Transmigran dan calon jamaah haji pun masih diangkut dengan kapal.
Sesuatu yang mewah, yang belum tergapai, kadang juga bisa diartikan sebagai sesuatu yang sophisticated bahkan state of the art. Hanya produk hebat yang mengasosiasikan diri ke sana — termasuk tauco dari Cianjur, kota tanpa bandar udara.

10 Responses to Tauco Terbang
Leave a Reply Cancel reply
Random Posts
Teman Nelayan Masuk Kaleng
March 3, 2007Bukan hanya ikan lemuru yang akhirnya masuk kaleng dan disebut sebagai sarden. Teman nelayan, berupa permen pedas (lozenges) pun boleh dimasukkan ke dalam kaleng yang disediakan secara khusus.
Kaleng Fisherman’s Friend ini pernah ada, tapi tanpa embel-embel peringatan “30 tahun hadir di Asia Pasifik”. Lantas pada 2006 muncul kemasan edisi khusus “dalam rangka”, yang [...]
Recent Comments
- Ichwan Antonio: Coba cari di PD LIDO telpon 021 6926075
- JP: Mas Antyo, kenal petinju Rukimin alias Rocky ini ini? Karena dia adalah kawan lama saya, dan saya sulit...
- eqwvwyvc: spa6d4 bcduumdmobmc
- Bunny: I can\’t hear anyhntig over the sound of how awesome this article is.
- pecah utax: jaman sekarang ; Mesti Hati2x milih makanan. bt ‘ penasaran jg menurut pndapat “Aming”....
Gombal Disclaimer
label.blogombal.org is a non-profit blog (continued from another blog) and is not intended to infringe upon the rights of any holders of copyrights. All materials (trademarks, logos, etc) on this blog are for informational purposes only. In case anybody feels that her/his copyright has been violated, please don't sue me. After all I am giving you free publicity. :)Categories
- Alat tulis dan kantor (4)
- Busana, perhiasan, pernik (3)
- Kosmetika (6)
- Lain-lain (10)
- Mainan (2)
- Makanan, minuman & obat (115)
- Produk jempolan (8)
- Rokok-merokok (20)
- Rumah tangga (17)
- Transportasi (4)







[...] Tauco cap Pesawat Angkasa – review [...]
apa tauco merk ini punya rasa selangit gt? berasa naik pesawat
iya tuh mau mendarat dimana klo di Cianjur ga ada landasan udaranya, gedubrak…. emang mau nyungsep di sawah
merknya yg mn tuh?tauco or cap pesawat angkasa?
utk perdebatan 35th mungkin para profesor yg jd kreator tuh tauco mikir buat tauconya ngabisin waktu 35th dan pas 35th itu dia baru liat pesawat angkasa gara2 tauconya laris manis.
bang paman, gombalabel-nya diupdate juga doooong… :)
Mas, saya punya koleksi katok kolornya Bung Karno. Ini saya dapat dari kediaman beliau di Blitar, Jawa Timur. Sudah lusuh sih, tapi ini betul-betul bersejarah. Saya sudah tawarkan ke museum nasional, tapi msh belum deal harga. Seorang kolektor katok kolor yang juga juragan tembakau dari Temanggung udah nawar Rp 651 Juta. Tapi belum saya kasih, wong dianya itu cewek, saya curiga katok kolor Bung Karno itu mau disalahgunakan. Gimana saya bisa ketemu Anda. Saya berharap anda bisa nulisnya di blog sampeyan yang nyentrik ini. Salam. Hubungi saya di 021-3442108 ya, saya tinggal di Menteng.
paman tyo seneng nggado taoco..?
tauco ki opo to??? hehe
W…A…D…U…H!
Ma’af kalau Bhs Indonesiaku tidak cukup berwarna buat mengekspreskan gembiraanku!
Saya baru ketumu blog ini ketika mancing2 cari blog Bhs.Indo…
Sudah ber-tahun2 saya memang gila desain grafis, terutama yang dari hasil sablonan. Terima kasih atas semua foto dan cerita yang ada di sini.
Dari dulu saya dikirain sdkt menceng sama si istri karena saya simpan segala macam bungkusan dari Indo. khusus yang agak sederhana berwarna tunggal. Kalau di Jatim saya sering temukan barang dari produsen kecil gaya klobot, kopi, kue,aneka camilan kecil dll. setiap bungkusan ada cirikhasnya dewe2.
Coba cari paket kopi merek “Obor” dari Pontianak. Bagus Sekali desain-nya.
Salam dari Kanada!
Pak K
supaya adil, seharusnya di pesawat terbang ada hidangan bertauco. misalnya toge goreng.. :)