Munyuk cap Tempo

30 July 2007 @ 19:03:46

buku notes cap kera

Buku tulis dan terutama notes cap Kera ini pernah menjadi bagian dari kehidupan tulis-menulis di Indonesia sampai awal 70-an. Sebagian orang Jawa menyebutnya “buku cap munyuk”.

Kualitas cetak sampul notes klasik ini sederhana tapi nyeni. Cukup menggunakan kertas manila dengan cetakan letterpress yang meninggalkan bekas tindasan, sudah begitu penintaannya tak rata pula.

Si kera yang terpelajar — bisa baca-tulis — ini seolah meninggalkan mayoritas warga Indonesia yang saat itu masih banyak yang buta huruf. Itulah masa ketika SD Inpres belum diperkenalkan.

Begitu kuatnya merek ini sehingga pada pertengahan 80-an, ketika notes ini mulai jarang di pasar, majalah Tempo membuat notes bergambar monyet untuk wartawannya.

Mungkin si desainer sampul notes, dan juga para wartawan Tempo angkatan lama — yang mengalami ngantor di Senen — ingin bernostalgia.

Kenapa namanya notes? Mungkin itulah pembakuan kata yang berasal dari lafal lokal untuk “notes“. Diejanya ya “no-tes”, sesuai tulisan.

buku notes munyuk cap tempo

Gombal Comments

  • lenastgg: kemasan bisa woke bung, tapi kulitas tetep...
  • yudi: Numpang tanya, boleh nggak?....kalo biscuits khong...
  • danie: kalau ayam bakar wong (s)olo silsilahnya begimana...
  • jenz: wah, saya demen sama es tjap njonja besar ini....
  • Gan Bensie: minta tolong contact person PT. Sumber Es...
  • Sontol_Nak: Paman, kenapa Semar digambar kan selalu...
  • Harian: wah kreatif nih tulisannya... jadi inget jaman...
  • caca: lucu2 ya tulisannnya bikin geli heheh... sukses ya!
  • x: Wah taru harum solo punya tuh.. :)
  • onie: hahaha...dahsya t...mestinya ada posting khusus...
  • lia zahara: mau tanya nih soal undian kapal api, lia...
  • bangbadi: Lucu-lucu posternya :) Salam kenal bung.
  • Tigun Wibisana: Apakah pening/plombir sepeda ini hingga...
  • anik budiarti: Pak iki sabun jadul ..dulu harganya...
  • anik budiarti: Pak..jaman saya dulu SD thn 87an yg sering...
  • anik budiarti: Pakdhe..aku juga pernah minum norit gara...
  • kardjo: DI surabaya ada warung nasi namanya warung...
  • sandra: ah saya sih kurang cocok dengan roti djoko....
  • mpokb: kalo jenifer, jadi jeruk nifis feras dong.. :D
  • yayan: minuman wajib para pemabok, harga murah pas buat...

Gombal Disclaimer

Gombalabel is a non-profit blog (continued from another blog) and is not intended to infringe upon the rights of any holders of copyrights. All materials (trademarks, logos, etc) on this blog are for informational purposes only. In case anybody feels that her/his copyright has been violated, please don't sue me. After all I am giving you free publicity. :)