Indonesia: Sebuah Pencarian (dan Cita-cita)

Seperti apakah desain yang mengindonesia? Sebuah pemancing perdebatan penuh busa, sementara Indonesia dan keindonesiaan di setiap benak mungkin tak sama-dan -sebangun.
Kopi kalengan tak hanya mewah kemasannya (maklum untuk kelas premium), tapi desainnya menarik. Tampilan luar mengambil sentuhan ragam hias Toraja agar lebih meyakinkan konsumen tentang nikmatnya kopi toraja.
Bagaimana kemasan dalamnya, yaitu kantong kopi hampa udara? Seolah “kurang nyambung” dengan kemasan kaleng. Memang, pada kaleng sudah ada pengait visual berupa gambar lelaki tua Jawa. Tapi kemasan dalam yang bermotif kayu dengan gambar wong Jawa — lebih mengesankan java si kopi item? — itu seolah mengajak konsumen untuk melupakan kaleng.
Pada desain sebelumnya, JJ Royal Coffee lebih berhasil menampilkan “kopi Indonesia”. Bisa saja sih mengundang komentar itu mencitrakan kopi timor — atau malah kopi brazil?
Yah, Indonesia memang belum selesai. Indonesia, sebagai nasion, sebagai kebudayaan, sebagai ruang hidup bersama, bukanlah sesuatu yang tunggal warna maupun tunggal pikir.
Kembali ke desain ya. Sebagai upaya, ini patut dihargai. Sebagai kopi? Nikmat!
5 Responses to Indonesia: Sebuah Pencarian (dan Cita-cita)
Leave a Reply Cancel reply
Random Posts
Satu Jempol tak Cukup
March 1, 2007Silet ini sangat yakin bahwa ketajamannya memang kelas jempolan. Bahkan dua jempol!
Sungguh merek yang sangat percaya diri, memakai bahasa Indonesia, didistribusikan oleh PT Enseval Putra Megatrading. Dalam kemasan paket tak disebutkan siapa produsennya. Tapi dalam bungkus silet tertulis “Dibuat oleh: ASR Co., USA”.
Silet 2 Jempol ini saya peroleh Desember 2006 [...]
Recent Comments
- Ichwan Antonio: Coba cari di PD LIDO telpon 021 6926075
- JP: Mas Antyo, kenal petinju Rukimin alias Rocky ini ini? Karena dia adalah kawan lama saya, dan saya sulit...
- eqwvwyvc: spa6d4 bcduumdmobmc
- Bunny: I can\’t hear anyhntig over the sound of how awesome this article is.
- pecah utax: jaman sekarang ; Mesti Hati2x milih makanan. bt ‘ penasaran jg menurut pndapat “Aming”....
Gombal Disclaimer
label.blogombal.org is a non-profit blog (continued from another blog) and is not intended to infringe upon the rights of any holders of copyrights. All materials (trademarks, logos, etc) on this blog are for informational purposes only. In case anybody feels that her/his copyright has been violated, please don't sue me. After all I am giving you free publicity. :)Categories
- Alat tulis dan kantor (4)
- Busana, perhiasan, pernik (3)
- Kosmetika (6)
- Lain-lain (10)
- Mainan (2)
- Makanan, minuman & obat (115)
- Produk jempolan (8)
- Rokok-merokok (20)
- Rumah tangga (17)
- Transportasi (4)







kemasan bisa woke bung, tapi kulitas tetep harus yang utama. saya pernah beli permen, iklannya bilang rasa dan kemasan baru. semangat saya buka pambungkus ,karna mamang permen favorit saya. tapi yang saya dapatkan cuma bungkus. permennya mana? lupa dimasukkan sarang bung. so ?
kalau meng-indonesa coffee nya diganti kopi…
Tuku ning endi sih, Man?
Apa misih di Ranch Market?
*gak pernah nemu*
JJ Royal ini ga ada di Medan Paman, pernah nyoba kopi Sumatera? Ada kopi sidikalang ada juga ulee kareng yg nikmat bgt…
tenang saja, bang paman. menurut buku connoisseurs’ guide to coffee, kupi indonesia masih lebih bagus daripada kupi brazil… =’.'=