Putri: Ya Princess, Ya Anak Kita

Makaroni? Itu salah satu sumbangan kuliner asing masakan Indonesia. Lha iyalah, Indonesia sendiri kan nama asing.
Lantas bagaimana mengindonesiakan sebuah produk? Tak perlu capai berlelah dalam pikir. Lakukan apa saja, pilih merek apa saja, pasti akan jadi salah satu wajah Indonesia. Bahkan misalnya pakai bahasa Inggris, tapi ada Cikonengnya dan Ciamisnya, bakal ketebak itu Endonesah.
Lalu kenapa pakai merek Dua Putri? Hanya produsennya yang dapat menjelaskan. Celakanya saya belum mengontak sang produsen.
Rsaa-rasanya, bagi saya, merek Dua Putri lebih enak ketimbang Dua Wanita, atau Dua Cewek, atau Dua Perempuan. Kalau Dua Ibu, malah bisa. Kenapa? Waduh, saya tak dapat menjelaskan. Cuma soal “rasa” saja.
Perihal “putri”, itu bisa berarti anak perempuan. Bisa juga berarti anak raja. Bisa juga anak kita.
Ketika “putri” berarti bangsawan/wati, atau wanita yang mewakili kalangan atas, maka sebagai produk dia mencitrakan sebuah cita rasa yang tinggi.
Ketika “putri” berarti anak perempuan, bahkan anak perempuannya sang produsen, maka dia menggambarkan kebanggan sang pemilik merek terhadap keluarganya. Sekalian ada sentuhan personal, begitulah. Lain halnya kalau memasang merek Dua Bidadari, sosok dari antah berantah itu.
Memasang dua putri, yang berkerudung, juga mencitrakan sesuatu yang, katakanlah, islami. Suatu hal, yang mungkin, diharapkan akan lebih menyentuh pasar.
Memang sih kerudung tak hanya atau tak mesti dipakai oleh muslimah. Bukankah suster atau biarawati juga berkerudung? Namun untuk kepentingan produk ini, nampaknya sentuhan islamilah yang diutamakan.
Selamat berpuasa dalam bulan Ramadan. Semoga terberkahi, dan hikmahnya Anda tebar untuk banyak orang.
2 Responses to Putri: Ya Princess, Ya Anak Kita
Leave a Reply Cancel reply
Random Posts
Kacang Disco
March 4, 2010Ada yang tahu riwayat kacang disco dari Bali ini? Lantas sebenarnya ada berapa versi dan merek? Nama “kacang disco” jelas unik, demikian pula penulisannya yang belum mau ber-Indonesia: “disco”, bukan “disko”. Penamaan ini mencerminkan Bali yang terbuka, tak canggung bersentuhan dengan yang asing. Tak banyak yang saya ketahui bahwa oleh-oleh dari Bali ya kacang [...]
Recent Comments
- sule: q butuh plstk jerapah ukuran 7-20.tolong hub saya bagi y menyediakan.trms
- patricia: untuk cari platesin merk ini bs cb buka di web : http://akarsanaagung.wordpress .com
- dwi si topi miring: mantaf
- Bismaa: Ehh, itu kan eyang saya .. Benerr suerr, kok bisa ada di internet ?
- Bismaa: Ehh, itu kan eyang saya .. Benerr suerr, kok bisa ada di internet ?
Gombal Disclaimer
label.blogombal.org is a non-profit blog (continued from another blog) and is not intended to infringe upon the rights of any holders of copyrights. All materials (trademarks, logos, etc) on this blog are for informational purposes only. In case anybody feels that her/his copyright has been violated, please don't sue me. After all I am giving you free publicity. :)Categories
- Alat tulis dan kantor (4)
- Busana, perhiasan, pernik (3)
- Kosmetika (6)
- Lain-lain (10)
- Mainan (2)
- Makanan, minuman & obat (115)
- Produk jempolan (8)
- Rokok-merokok (20)
- Rumah tangga (17)
- Transportasi (4)







lucu2 ya tulisannnya
bikin geli
heheh…
sukses ya!
Terima kasih Paman.
Kalimat yang terakhir menohok dan menyadarkan kami untuk mewujudkannya.