Inilah kata KBBI tentang makaroni: “ma·ka·ro·ni (n) : makanan dasar yg dibuat dr tepung terigu, berbentuk buluh pita, yg diolah menjadi berbagai macam masakan”.

Apakah di negeri asalnya, yakni Italia, macaroni juga dikemas sebagai cemilan kering awetan? Saya tak tahu. Barangkali itu juga tak penting.
Lebih penting bagi kita adalah kreativitas mengolah penganan yang semoga saja sehat, tidak membuat tenggorokan panas.
Jauh lebih penting lagi, dengan makaroni kita memperjuangkan terwujudnya masyarakat madani. Itulah cita-cita yang menyadarkan kita setiap kali melihat Matahari terbit, dan setiap kali kita menatap Bulan.


Kendil (Jawa: kendhil) adalah periuk tembikar. Cocok dan enak untuk menampung olahan masakan tradisional. Maka Bu Tjitro Yogya (dan Jakarta) pun mempertahankan kemasan gudeg jualannya dalam kendil.

Yang menarik dari kemasan luar, yakni karton, adalah penjelasan tentang produk. Soal ejaan (terutama “di”), abaikan saja. Bukankah “tak sedikit” sarjana yang bingung membedakan “di” sebagai awalan dan kata depan. Jangan-jangan bahasa dalam skripsi mereka pun kacau. Bukan tidak mungkin bahasa sang dosen pembimbing pun kacau! :)


Pilihan nama krupuk ini unik juga: Anta Kuncir. Mungkin pemiliknya bernama Anta, berkuncir pula. Jika ya, artinya dia funky juga.
Kuncir baru muncul (lagi) tahun 80-an setelah rambut gondrong tergerai sempat rehat, digantikan oleh potongan rapi pada akhir 70-an (biasanya ditambahi kumis).

Seterusnya rambut dikuncir dianggap biasa, mulai bisa diterima. Bahkan salah satu bos di Grup Salim, yakni sang menantu yang bernama Fransiscus Welirang, sering tampil berkuncir.
Lantas apa hubungan Bogasari, Welirang, dan kerupuk? Tidak perlu dihubung-hubungkan. Saya asal menulis saja. :D

Saya tak tahu kenapa roti kering yang manis itu disebut “roti bagelen”. Setahu saya Bagelen itu nama wilayah di Purworejo, bagian dari kantung besar Dulangmas (Kedu, Magelang, Banyumas), gudang beras bagi kerajaan Maratam Islam.
Dulu, yang terkenal adalah roti bagelen cap Prijaji dengan ikon pria jawa memakai kupluk jawa.

Nah yang ini adalah Bagelen dari Pasundan. Terbikin sejak 1885 di Garut oleh Khoe Pek Goan. Kemasan masa kini tidak berkertas roti melainkan plastik.
Tapi benarkah bahwa apapun mereknya, roti kering sejenis bagelen itu terbikin daripada roti yang sudah basi? ;)

Random Posts
Kingkong Menambur Dada
December 19, 2006Dung! Dung! Dung! Kingkong menambur dada. Lantas muncullah setrum, yang kemudian dikemas sebagai baterai.
Baterai cap Kingkong ini barang rakyat. Biasanya tesertakan sebagai paket dalam produk elektronik murah(an) bikinan RRC yang membanjiri Indonesia. Saya pernah melihat baterai ini juga dijajakan di kaki lima dan bus kota.
Siapa produsennya? Dalam kemasan tertulis “Kingkong Electronics Co.Ltd.” [...]
Recent Comments
- Ichwan Antonio: Coba cari di PD LIDO telpon 021 6926075
- JP: Mas Antyo, kenal petinju Rukimin alias Rocky ini ini? Karena dia adalah kawan lama saya, dan saya sulit...
- eqwvwyvc: spa6d4 bcduumdmobmc
- Bunny: I can\’t hear anyhntig over the sound of how awesome this article is.
- pecah utax: jaman sekarang ; Mesti Hati2x milih makanan. bt ‘ penasaran jg menurut pndapat “Aming”....
Gombal Disclaimer
label.blogombal.org is a non-profit blog (continued from another blog) and is not intended to infringe upon the rights of any holders of copyrights. All materials (trademarks, logos, etc) on this blog are for informational purposes only. In case anybody feels that her/his copyright has been violated, please don't sue me. After all I am giving you free publicity. :)Categories
- Alat tulis dan kantor (4)
- Busana, perhiasan, pernik (3)
- Kosmetika (6)
- Lain-lain (10)
- Mainan (2)
- Makanan, minuman & obat (115)
- Produk jempolan (8)
- Rokok-merokok (20)
- Rumah tangga (17)
- Transportasi (4)






