Cuma kerupuk biasa, yang dibungkus plastik, isinya banyak (sepuluh?), tetapi diberi label. Ada sedia di beberapa warung dan pasar di Jakarta Selatan dan selatan Jakarta. Rasa udangnya? Bergantung pada kepekaan lidah konsumen. :))

Mereknya sungguh meneduhkan: Cinta Damai. Padahal kalau dimakan menimbulkan kegaduhan di rongga mulut. Saat ruangan sepi, kemriuk krupuk bisa terdengar oleh orang lain sejauh lima meter.

kerupuk kampung dari parung: Cinta Damai

Maka terbukti sudah bahwa yang riuh, dan kadang gaduh, tidak mesti dekat dengan kekacauan. Krupuk dan penggemar krupuk tetap cinta damai. Ketika harga-harga naik, sehingga harga kerupuk juga naik (tetapi ukurannya kadang terpaksa mengecil), penggemar kerupuk tak perlu demo sampai gerbang gedung DPR, tak perlu merapat ke pagar kantor presiden. Penggemar kerupuk suka mengeluh, tetapi ya itu tadi, tetap Cinta Damai.

Tagged with:
 

One Response to Cintai Damai: Memang Kriuk dan Garing tapi tidak Basi

  1. rhay INDONESIA Google Chrome Windows says:

    sam! soal merek krupuk ini sepertinya ada hubungan sejarah dengan pemilu. tapi ini baru dugaan karena saya belum sempat tanya sama pemiliknya. coba sampeyan tilik bintang latar belakang tulisan 100% halal-nya. ada berapa seginya? hehehe ini krupuk kesukaan saya. tapi sayang, sudah lama gak ketemu lagi. senyampang pabriknya gak jauh dari domisili saya. matur suwun sam!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>