Namanya tinta. Halal. Tanpa dia, eh mereka, maka keabsahan pemilu diragukan. Bahkan meski hanya tinta, pengadaannya bukan soal gampang. Bahkan dulu diwarnai kasak-kusuk.  Sampai pemilu kapan lagi tinta dipakai? Ketika pemilihan masih memakai cara coblos, tinta tampaknya mitra yang cocok. Kemudian ketika memakai ballot atau centang atau contreng, tinta itu yah… anggap saja masih pantas diajak berkawan. Kelak ketika pemilihan memakai cara digital, tinta menjadi arkais.

tinta pipres 2009: halal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>