August 12, 2009
Tags: bali, jasmine tea, teh melati, vintage
Ini teh melati, bikinan Janur Benggol, Bali. Kemasannya bisa disebut sederhana, bisa disebut mewah. Sederhana karena kanya memakai karton lalu dibalut stiker glossy. Sedangkan tehnya di dalam dibungkus dengan aluminium foil. Simpel dan kuat desainnya. Tapi bisa saja bagi orang lain justru kemasan macam ini memberi kesan premium. Ah, soal selera dalam penilaian kok. Begitu pula soal dua wanita Bali tempo dulu yang fotonya kehijauan. Mungkin sesaui tema warna label, tapi bisa juga memberi kesan “luntur”. Bagaimana Anda menilanya?

Tags: hanoman, solo, vanili, wayang
Ini vanili klasik, bikinan Solo, yang masih bertahan. Saya mendapatkannya di Ponorogo, Jawa Timur, dengan harga Rp 200 per sachet. Kemasan kertas sudah modern seperti kantong gula (lihat contoh di kantongrasa.com). Dengan wadah kertas, aroma khas vanili lebih menerobos ke luar. Mengapa memakai merek Hanoman, saya tak tahu. Memang sih tak sedikit produk lawas yang dikemas dalam kantong yang memakai merek wayang, misalnya pemutih cucian cap Kumbokarno.

Tags: cetak saring, kaleng kerupuk, kerupuk kaleng, kerupuk kampung, kerupuk terigu, mbok tiyem, sablon, sehati, wonogiri

Masih banyak kaleng kerupuk berkaca yang ditera merek dengan cara stensil (disemprot cat). Kerupuk Sehati dari Wonogiri, di warung ayam bakar Mbok Tiyem, ini beda. Seperti beberapa merek di pelbagai daerah, kalengnya sudah disablon (cetak saring, screen printing). Hasilnya lebih halus, tapi raster saringan masih tampak kalau dilihat lebih saksama. Ah yang penting dijamin halal, kan?

Tags: karya dibya mahardhika, kretek, minna
Minna juga bisa berarti nama sebuah kota di Nigeria. Sebagai rokok, merek yang masuk Jakarta selama setahun terakhir ini belum terlalu terkenal. Meskipun begitu, pada bungkusnya langsung tertera “pilihanku” — mirip kampanye pemilu. Tersebut pula dalam bungkus, “… sehingga tercipta sebuah rokok kretek Minna, rokok generasi baru berkualitas istimewa.” Rokok generasi baru untuk generasi yang mana? Generasi sekarang dan mendatang sebaiknya tidak merokok. Minna terbikin oleh PT Karya Dibya Mahardhika, Indonesia. Di kota apa? Kabarnya di Surabaya. Pemiliknya adalah eks-petinggi di PT Panamas (HM Sampoerna).
