Saya temukan bungkus kosong harmonika yang sudah terinjak ini di pelataran Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Desainnya masih seperti dulu, seolah teknologi cetak tak berkembang, bahkan dengan sablon pun cetakan spot macam ini bisa. :)

Tagged with:
 

Ini salah satu merek kuat wingko babat dari Semarang selain Kereta Api dari D. Mulyono, yaitu Stoom Mini, terbikin oleh N.N. Meniko. Ada hal yang kurang jelas bagi saya: mengapa tak menggunakan istilah lokal “jogjig” untuk mesin perata jalan itu. Anehnya, stoom (mini pula) bisa berfungsi sebagai lokomotif penarik gerbong. Dalam kehidupan nyata ini belum pernah saya lihat.

Adapun N.N., kabarnya itu singkatan “nona” — bukan  nomen nescio” atau tanpa nama. Soal lain yang menarik adalah nama “meniko” — ini pelafalan Jawa untuk “punika” yang berarti “ini”. Jadi bisa saja produsennya itu adalah “nona yang ini”.

Aneka merek wingko babat bisa dilihat di OOP.
Kajian kemasan visual wingko babat bisa dilihat di DGI
.