Bis, atau bus menurut ejaan resmi (tapi jarang orang mengucapkan “bus”, lebih sering “bes”), memang kendaraan rakyat. Maksud saya, dikenal oleh semua orang bahkan oleh mereka yang tak pernah menggunakannya — kecuali ketika di bandara dan luar negeri. Maka wajar saja jika sesuatu yang popular jadi merek. Tapi untuk kantong plastik hitam, yang konon tak cocok untuk pembungkus makanan ini, apakah  mereknya diingat oleh konsumen? Konsumen plastik yang saya maksudkan adalah pemilik warung yang membeli plastik dari toko.

Tagged with:
 

4 Responses to Plastik Bis

  1. antowi INDONESIA Google Chrome Windows says:

    Ini kantong khusus buat mabuk darat Paman :D

  2. mpokb INDONESIA Google Chrome Windows says:

    kalau memang plastik yang tak terurai ini nggak ramah lingkungan, kenapa nggak dilarang sekalian yak..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>