Pro-kontra Kopi Luwak

Hari ini akan diputuskan oleh Majelis Ulama Indonesia apakah kopi luwak itu halal atau haram. Saya bukan coffee connoiseur, sehingga apresiasi saya belum sampai pada tingkat pencecepan seberapa nikmat kopi ini bila dibandingkan kopi arabica lain.

Di gerai Kopi Luwak, secangkir kopi yang konon berasal dari buangan lubang pantat luwak (Paradoxurus hermaphroditus) ini dihargai sekitar US$ 8. Kopi disajikan seperti upacara, dengan membuka kemasan secara saksama, lantas sisa potongan dibawa oleh pramusaji (“Untuk laporan ke kantor,” katanya), sampai akhirnya terhidang dalam cangkir khusus. Pagi ini, dalam talkshow di Radio Elshinta, seorang pendengar tak percaya kopi luwak itu tanpa campuran kopi biasa. Kira-kia dia mempersoalkan, “Berapa ekor luwak yang dibutuhkan untuk mendapatkan biji-biji kopi untuk diolah?”

© Foto nomor 3 oleh Kopi Luwak
11 Responses to Pro-kontra Kopi Luwak
Leave a Reply Cancel reply
Random Posts
Akulah Arjuna, Seratus Perak…
December 6, 2004Harganya Rp 100 per bungkus. Murah. Berapa gram? Berapa butir kacang atom isinya? Saya tak tahu.
Si pengirim, Natana, [terima kasih banget, Ana!] pun nggak tahu karena dia cuma dapat bungkusnya, oleh-oleh dari teman sepondokan sepulang dari kampungnya, nun di Sumedang sana.
Ana heran kenapa gambarnya bukan Doraemon, Power Rangers, atau Donal [...]
Recent Comments
- Ichwan Antonio: Coba cari di PD LIDO telpon 021 6926075
- JP: Mas Antyo, kenal petinju Rukimin alias Rocky ini ini? Karena dia adalah kawan lama saya, dan saya sulit...
- eqwvwyvc: spa6d4 bcduumdmobmc
- Bunny: I can\’t hear anyhntig over the sound of how awesome this article is.
- pecah utax: jaman sekarang ; Mesti Hati2x milih makanan. bt ‘ penasaran jg menurut pndapat “Aming”....
Gombal Disclaimer
label.blogombal.org is a non-profit blog (continued from another blog) and is not intended to infringe upon the rights of any holders of copyrights. All materials (trademarks, logos, etc) on this blog are for informational purposes only. In case anybody feels that her/his copyright has been violated, please don't sue me. After all I am giving you free publicity. :)Categories
- Alat tulis dan kantor (4)
- Busana, perhiasan, pernik (3)
- Kosmetika (6)
- Lain-lain (10)
- Mainan (2)
- Makanan, minuman & obat (115)
- Produk jempolan (8)
- Rokok-merokok (20)
- Rumah tangga (17)
- Transportasi (4)







wekekekeke, ngakak baca komennya Antok Suryaden. Lha ya MUI ndak pernah bosen ngurusin masalah remeh-temeh kayak gini.
@mawi: MUI menjawab pertanyaan produsen kopi. Diam salah, ngerespon juga salah. :)
waa.. pendengar radio itu nggak tahu kali ya, sekarang di sejumlah tempat ada penangkaran luwak.. lha PTPN XII malah punya kafe sendiri untuk jualnya..
rasanyaa bikin ketagihan.. untung mahal.. kalo murah, kasihan luwaknya.. masak mau dipaksa makan kupi dan beol terus…? :D
Iya, saya dengar memang luwak tangkaran. Perlu pawang mungkin ya? :D
di sini ada pawang luwak ya? =’.'=
dalam hal pencucian harus dikerjakan dengan seksama agar bisa diminum kaum muslim
Lantas kapan Paman mau traktir saya Kopi Luwak? Saya tunggu :))
P.S. Kemasan Kopi Luwak yang di foto itu imut banget, mirip suvenir kawinan.
@molly: wah mahal ini apalagi kalo ditempatmu jadi barang impor
@antok: Hahaha! Telor! Bener juga yak? :D
@joko: Josnya saya gak tahu, soalnya kl ketemu “kopi kiat” perut saya kalah :D
Urusan kopi saja, kok ribet ya? Heran, deh! Hem, saya jadi penasaran gimana nikmatnya Kopi Luwak ini. Maklum saya belum pernah nyeruput kopi yang satu ini. Lihat gerainya, sih sering karena di Mal-mal banyak. Apa masih lebih joss dari kopi Excelso, Paman?
telor juga keluar dari pantat, asap juga dari pantat kenalpot, kentut juga dari pantat, mungkin sebentar lagi tempe yang mbuatnya diinjek-injek, dan yang paling enak adalah madu.. entah keluar dari pantat tawon atau dimuntahkan dari mulutnya.. :D