<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>label.blogombal.org &#187; Lain-lain</title>
	<atom:link href="http://label.blogombal.org/category/lain-lain/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://label.blogombal.org</link>
	<description>Bualan daripada Pemulung</description>
	<lastBuildDate>Mon, 09 May 2011 16:12:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Lilin Mercusuar</title>
		<link>http://label.blogombal.org/2011/05/09/lilin-mercusuar/</link>
		<comments>http://label.blogombal.org/2011/05/09/lilin-mercusuar/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 May 2011 13:39:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Antyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lain-lain]]></category>
		<category><![CDATA[lilin]]></category>
		<category><![CDATA[mercusuar]]></category>
		<category><![CDATA[yogyakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://label.blogombal.org/?p=351</guid>
		<description><![CDATA[<p></p> <p>Pemilihan jenama lilin ini, Mercusuar, mungkin untuk memberi kesan bahwa selama menyala maka si lilin akan menjadi panduan arah bagi siapapun yang melihatnya. Saya tak tahu sejak kapan lilin ini beredar karena terbukti tanda terdaftarnya masih kosong, sementara barcode-nya tak saya coba untuk membacanya. Seperti umumnya lilin, Mercusuar dari Yogyakarta ini menggunakan warna merah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" title="lilin cap Mercusuar dari Yogyakarta" src="http://i54.photobucket.com/albums/g110/kotakgambar/new-label/label-lilin-mercusuar.jpg" alt="" width="600" height="196" /></p>
<p>Pemilihan jenama lilin ini, Mercusuar, mungkin untuk memberi kesan bahwa selama menyala maka si lilin akan menjadi panduan arah bagi siapapun yang melihatnya. Saya tak tahu sejak kapan lilin ini beredar karena terbukti tanda terdaftarnya masih kosong, sementara barcode-nya tak saya coba untuk membacanya. Seperti umumnya lilin, Mercusuar dari Yogyakarta ini menggunakan warna merah untuk mereknya. Saya tak tahu kenapa warna merah yang dipilih &#8212; ada juga sih yang biru.</p>
<p>Tentang lilin, saya teringat coretan teman saya waktu SMP pada buku kenangan, &#8220;Jadilah lilin yang rela habis demi penerangan.&#8221; Walah, berat amat yak? :D</p>
<p>Benarkah klaim bahwa lilin ini tak meninggalkan sisa? Saya belum mengetesnya. Ketika memakai pun saya lupa untuk mencocokkan klaim dengan kenyataan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://label.blogombal.org/2011/05/09/lilin-mercusuar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kartu Promo: untuk Dicantelkan atau Dilemparkan</title>
		<link>http://label.blogombal.org/2011/03/22/kartu-promo-untuk-dicantelkan-atau-dilemparkan/</link>
		<comments>http://label.blogombal.org/2011/03/22/kartu-promo-untuk-dicantelkan-atau-dilemparkan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Mar 2011 07:28:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Antyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lain-lain]]></category>
		<category><![CDATA[kartu pos]]></category>
		<category><![CDATA[pondokgede]]></category>
		<category><![CDATA[sablon]]></category>
		<category><![CDATA[servis elektronik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://label.blogombal.org/?p=331</guid>
		<description><![CDATA[<p></p> <p>Sudah lumrah jika di perumahan tak hanya beredar tukang tempel stiker sedot WC tetapi juga tukang sebar kartu promosi servis elektronik. Untuk promo montir alat listrik ini, umumnya berupa kartu, seukuran kartu pos, Â berbahan karton tebal, dengan bonus benang tebal. Cara penyebarannya dengan mencantelkannya pada pintu halaman orang atau&#8230; dilemparkan (terutama kalau ada anjing). [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" title="kartu hasil sablon pengusaha jasa reparasi barang elektronik di pondokgede" src="http://i54.photobucket.com/albums/g110/kotakgambar/new-label/label-kartu-promo-servis-elektronik.jpg" alt="" width="600" height="418" /></p>
<p>Sudah lumrah jika di perumahan tak hanya beredar tukang tempel stiker sedot WC tetapi juga tukang sebar kartu promosi servis elektronik. Untuk promo montir alat listrik ini, umumnya berupa kartu, seukuran kartu pos, Â berbahan karton tebal, dengan bonus benang tebal. Cara penyebarannya dengan mencantelkannya pada pintu halaman orang atau&#8230; dilemparkan (terutama kalau ada anjing). Mungkin si montir berharap konsumen juga akan mencantelkan kartu ini sehingga perlu dicontohi. Keunikan sebagian kartu promo reparasi elektronik adalah pada teknik cetak: menggunakan sablon. Padahal sablon manual lebih dari satu warna itu melelahkan, dan terpaksa menggunakan raster besar. :)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://label.blogombal.org/2011/03/22/kartu-promo-untuk-dicantelkan-atau-dilemparkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wayang Apa, eh Siapa?</title>
		<link>http://label.blogombal.org/2011/02/10/wayang-apa-eh-siapa/</link>
		<comments>http://label.blogombal.org/2011/02/10/wayang-apa-eh-siapa/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Feb 2011 13:09:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Antyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lain-lain]]></category>
		<category><![CDATA[kantong plastik]]></category>
		<category><![CDATA[polypropylene]]></category>
		<category><![CDATA[wayang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://label.blogombal.org/?p=286</guid>
		<description><![CDATA[<p></p> <p>Kantong plastik polypropylene berlabel halal ini produksi <a href="http://www.pancabudi.com" target="_blank">PT Panca Budi</a> ini memilih merek Wayang. Mungkin supaya lebih merakyat. Hayo tebak, siapa tokoh wayang yang menjadi merek ini? :) Saya menemukannya di jalan. :)</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" title="wayang sebagai merek kantong plastik" src="http://i54.photobucket.com/albums/g110/kotakgambar/new-label/label-kantong-plastik-wayang.jpg" alt="" width="500" height="747" /></p>
<p>Kantong plastik polypropylene berlabel halal ini produksi <a href="http://www.pancabudi.com" target="_blank">PT Panca Budi</a> ini memilih merek Wayang. Mungkin supaya lebih merakyat. Hayo tebak, siapa tokoh wayang yang menjadi merek ini? :) Saya menemukannya di jalan. :)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://label.blogombal.org/2011/02/10/wayang-apa-eh-siapa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Air Singa</title>
		<link>http://label.blogombal.org/2010/07/06/air-singa/</link>
		<comments>http://label.blogombal.org/2010/07/06/air-singa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Jul 2010 12:28:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Antyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lain-lain]]></category>
		<category><![CDATA[accu]]></category>
		<category><![CDATA[accumulator]]></category>
		<category><![CDATA[air aki]]></category>
		<category><![CDATA[aki]]></category>
		<category><![CDATA[akuadestilata]]></category>
		<category><![CDATA[baterai]]></category>
		<category><![CDATA[raja hutan]]></category>
		<category><![CDATA[raja rimba]]></category>
		<category><![CDATA[raja singa]]></category>
		<category><![CDATA[singa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://label.blogombal.org/?p=210</guid>
		<description><![CDATA[<p></p> <p>Apa hubungan air murni tersuling dan singa? Merek memang bisa hinggap di benak dengan pelbagai jalan. Siapa tahu ini zodiak si juragan air aki. Tentang singa, banyak orang tahu bahwa sebutannya raja rimba (ada juga yang menyebut harimau sebagai raja hutan). Nah, meski ada film The Lion King, sejauh saya tahu ada merek dagang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" title="air aki cap singa" src="http://i54.photobucket.com/albums/g110/kotakgambar/new-label/label-aki-singa.jpg" alt="" width="400" height="677" /></p>
<p>Apa hubungan air murni tersuling dan singa? Merek memang bisa hinggap di benak dengan pelbagai jalan. Siapa tahu ini zodiak si juragan air aki. Tentang singa, banyak orang tahu bahwa sebutannya raja rimba (ada juga yang menyebut harimau sebagai raja hutan). Nah, meski ada film <em>The Lion King</em>, sejauh saya tahu ada merek dagang yang menggunakan nama Raja Singa. Tentang istilah &#8220;aki&#8221;, yang sering ditulis sebagai &#8220;accu&#8221;, itu karena warisan Belanda (<em>accumulator</em>). Cara membacanya memang &#8220;ak-ki&#8221; tapi ketika penutur mengucapkan suku kata &#8220;ki&#8221; maka bibirnya dimonyongkan seperti menyuarakan &#8220;ku&#8221;.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://label.blogombal.org/2010/07/06/air-singa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Plastik Bis</title>
		<link>http://label.blogombal.org/2010/07/06/plastik-bis/</link>
		<comments>http://label.blogombal.org/2010/07/06/plastik-bis/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Jul 2010 12:13:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Antyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lain-lain]]></category>
		<category><![CDATA[bis]]></category>
		<category><![CDATA[bus]]></category>
		<category><![CDATA[kantong plastik]]></category>
		<category><![CDATA[tas kresek]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://label.blogombal.org/?p=208</guid>
		<description><![CDATA[<p></p> <p>Bis, atau bus menurut ejaan resmi (tapi jarang orang mengucapkan &#8220;bus&#8221;, lebih sering &#8220;bes&#8221;), memang kendaraan rakyat. Maksud saya, dikenal oleh semua orang bahkan oleh mereka yang tak pernah menggunakannya &#8212; kecuali ketika di bandara dan luar negeri. Maka wajar saja jika sesuatu yang popular jadi merek. Tapi untuk kantong plastik hitam, yang konon [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" title="kantong plastik kresek cap bis" src="http://i54.photobucket.com/albums/g110/kotakgambar/new-label/label-plastik-bis.jpg" alt="" width="500" height="521" /></p>
<p>Bis, atau bus menurut ejaan resmi (tapi jarang orang mengucapkan &#8220;bus&#8221;, lebih sering &#8220;bes&#8221;), memang kendaraan rakyat. Maksud saya, dikenal oleh semua orang bahkan oleh mereka yang tak pernah menggunakannya &#8212; kecuali ketika di bandara dan luar negeri. Maka wajar saja jika sesuatu yang popular jadi merek. Tapi untuk kantong plastik hitam, yang konon tak cocok untuk pembungkus makanan ini, apakahÂ  mereknya diingat oleh konsumen? Konsumen plastik yang saya maksudkan adalah pemilik warung yang membeli plastik dari toko.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://label.blogombal.org/2010/07/06/plastik-bis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kawin = Dapat Pembantu</title>
		<link>http://label.blogombal.org/2007/01/12/kawin-dapat-pembantu/</link>
		<comments>http://label.blogombal.org/2007/01/12/kawin-dapat-pembantu/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Jan 2007 06:39:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Antyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lain-lain]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://label.blogombal.org/2007/01/12/kawin-dapat-pembantu/</guid>
		<description><![CDATA[<p></p> <p>Kepada muda-mudi: Kawinlah kalian kalau sudah ingin. Jangan terlalu membujang &#8212; apalagi menghambur-hamburkan nafsu dengan jajan. Itu bukan aturan yang benar. Dengan kawin engkau tidak akan jatuh miskin, bahkan dengan kawin anda mendapat pembantu/pegawai tanpa menggaji.</p> <p>Itulah yang diajarkan oleh Abdullah Masrur M.H. dalam bukunya Pengantar Berpacaran: Psycologie Muda-mudi. Edisi 1980, terbitan Bintang Pelajar, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img alt="buku pengantar berpacaran muda-mudi" title="buku pengantar berpacaran muda-mudi" src="http://i54.photobucket.com/albums/g110/kotakgambar/new-label/pacaran1.jpg" /></p>
<blockquote><p>Kepada muda-mudi: Kawinlah kalian kalau sudah ingin. Jangan terlalu membujang &#8212; apalagi menghambur-hamburkan nafsu dengan jajan. Itu bukan aturan yang benar. Dengan kawin engkau tidak akan jatuh miskin, bahkan dengan kawin anda mendapat pembantu/pegawai tanpa menggaji.</p></blockquote>
<p>Itulah yang diajarkan oleh Abdullah Masrur M.H. dalam bukunya <em>Pengantar Berpacaran: Psycologie Muda-mudi</em>. Edisi 1980, terbitan Bintang Pelajar, Surabaya.</p>
<p>Buku ini sudah dicetak <em>offset</em>, tapi halaman dalam dicetak secara buruk di atas kertas koran. <em>Setting</em> tak rapi. Garis potongan <em>paste up</em> tampak berjejak. Beberapa huruf pada tepi kolom terpotong. Sungguh sebuah produk cetakan rakyat.</p>
<p><img title="rugos" alt="rugos" src="http://i54.photobucket.com/albums/g110/kotakgambar/new-label/pacaran7.jpg" /></p>
<p>Tampaknya setting dengan paragraf <em>justified</em> ini menggunakan teknologi yang saat itu dianggap murah: bukan <em>photo typesetting</em> melainkan mesin tik elektronik berpita plastik.</p>
<p>Orang percetakan kecil menyebutnya &#8220;<em>setting </em>IBM&#8221; karena menggunakan mesin tik elektronik IBM yang hurufnya bukan berupa piringan (<em>daisy wheel</em>) melainkan bola (golf). Cetak huruf tebal (<em>bold, vet</em>) bukan masalah, tapi untuk cetak huruf miring (<em>kursif, italic</em>), wadooohhhh&#8230; tidak bisa.</p>
<p><img alt="rugos" title="rugos" src="http://i54.photobucket.com/albums/g110/kotakgambar/new-label/pacaran6.jpg" /></p>
<p>Bagaimana dengan teks untuk judul bab yang ukurannya di atas 12 pt?  Apa boleh buat, buku ini melakukannya dengan&#8230; Rugos!</p>
<p><img alt="rugos dan spidol" title="rugos dan spidol" src="http://i54.photobucket.com/albums/g110/kotakgambar/new-label/pacaran4.jpg" /></p>
<p>Duh, Rugos. Perlu posting khusus tampaknya. Rugos adalah merek, konon singkatan &#8220;huruf gosok&#8221;, bikinan Surabaya. Rugos adalah jawaban Indonesia untuk barang sejenis, yaitu <a target="_blank" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Letraset">Letraset </a>dan <a target="_blank" href="http://www.mecanorma.com.mx/">Mecanorma</a> yang merupakan barang impor.</p>
<p><img title="rugos dan spidol" alt="rugos dan spidol" src="http://i54.photobucket.com/albums/g110/kotakgambar/new-label/pacaran2.jpg" /></p>
<p>Di tangan yang kurang terampil, dan kurang hirau tipografi, penempelan huruf ini akan menjadi tidak rapi. Tapi misalkan penempelnya terampil, kalau kehabisan huruf dan tanda baca ya tetap saja repot. Maka dalam buku ini tanda titik-titik (<em>ellipsis</em>) dalam judul dibuat dengan&#8230; spidol!</p>
<p>Bagaimana jika huruf M habis? Gampang, ambil saja huruf W lalu dibalik, dan jadilah judul bab di halaman 25.</p>
<p><img alt="rugos" title="rugos" src="http://i54.photobucket.com/albums/g110/kotakgambar/new-label/pacaran3.jpg" /></p>
<p>Kalau stok font Rugos habis? Juga gampang. Ambil saja <em>font face</em> yang lain. Hasilnya: dalam satu buku ada pelbagai jenis <em>font </em>untuk judul bab. Kalaupun saat itu sudah ada template juga percuma karena hurufnya habis.</p>
<p><img alt="rugos" title="rugos" src="http://i54.photobucket.com/albums/g110/kotakgambar/new-label/pacaran8.jpg" /></p>
<p>Sampulnya? Istimewa! Dicetak di atas kertas HVS, dengan ilustrasi hasil repro gambar cat air dan pena. Sampul sebagus itu tanpa disertai nama pengarang dan penerbit.</p>
<p>Lha tentang isi buku ini, ada di <a target="_blank" href="http://blogombal.org/2007/01/12/introduction-to-pacaran-jadul/">blog induk</a>.</p>
<p><img alt="buku petunjuk berpacaran" title="buku petunjuk berpacaran" src="http://i54.photobucket.com/albums/g110/kotakgambar/new-label/pacaran9.jpg" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://label.blogombal.org/2007/01/12/kawin-dapat-pembantu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Remaja Masa Lalu</title>
		<link>http://label.blogombal.org/2006/09/21/remaja-masa-lalu/</link>
		<comments>http://label.blogombal.org/2006/09/21/remaja-masa-lalu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Sep 2006 18:34:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Antyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lain-lain]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://label.blogombal.org/2006/09/21/remaja-masa-lalu/</guid>
		<description><![CDATA[<p>Saya tertawa. Geli sekaligus takjub. Masih ada ilustrasi seperti pada dompet koin ini pada September 2006. Pemiliknya bangga sekali. Dia seorang pekerja sebuah badan PBB di Jakarta, yang berdinas dengan mobil berpelat nomor CD.</p> <p>Sang pemilik &#8212; kita sebut saja Mr Z (bukan Zorro), usia 40-an &#8212; berasal dari kota yang sama dengan Batman: Pekalongan, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img title="dompet lawas remaja masa kini" style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left" src="http://i54.photobucket.com/albums/g110/kotakgambar/new-label/remajamasakini.jpg" />Saya tertawa. Geli sekaligus takjub. Masih ada ilustrasi seperti pada dompet koin ini pada September 2006. Pemiliknya bangga sekali. Dia seorang pekerja sebuah badan PBB di Jakarta, yang berdinas dengan mobil berpelat nomor <abbr title="corps diplomatique">CD</abbr>.</p>
<p>Sang pemilik &#8212; kita sebut saja Mr Z (bukan Zorro), usia 40-an &#8212; berasal dari kota yang sama dengan Batman: Pekalongan, Jawa Tengah. Dia membelinya sembilan tahun lalu di Pasar Kedungwuni, Pekalongan.</p>
<p>Harga dompet plastik bersablon itu Rp 5.000. Tapi harga segitu, sebelum krismon, bukan hanya untuk sebuah dompet bergambar remaja pria berjambul dan pasangannya. Rp 5.000 itu harga borongan untuk dompet, cermin genggam tergores, dan sisir serit bergagang tulang kerbau.</p>
<p>Apa tadi, serit? Itu sisir bergigi rapat, dengan gagang di tengah. Harus rapat agar penyisiran rambut lurus lebih rapi dan&#8230; bisa mengangkut kutu.</p>
<p>Pembelian itu, menurut Mr Z via e-mail, &#8220;&#8230;sudah mampu membuat si mbok penjualnya girang bukan kepalang.&#8221;</p>
<p>Sungguh sebuah dompet retro. Ilustrasinya mengingatkan kita pada komik roman tahun 70-an, saat Mr Z belajar cinta monyet sambil makan pisang, nangkring di dahan.</p>
<p>Lihatlah sudut pengambilan gambar: dari samping. Sungguh sebuah profil. Tepatnya, profil remaja (dan bekas remaja) masa lalu.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://label.blogombal.org/2006/09/21/remaja-masa-lalu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jerapah Doyan Santan</title>
		<link>http://label.blogombal.org/2005/05/06/jerapah-doyan-santan/</link>
		<comments>http://label.blogombal.org/2005/05/06/jerapah-doyan-santan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 May 2005 17:28:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Antyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lain-lain]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://label.blogombal.org/2005/05/06/jerapah-doyan-santan/</guid>
		<description><![CDATA[<p></p> <p>Satwa memang paling sering dijadikan merek. Tapi apa alasan wong Solo ini bikin kantong plastik cap Jerapah? Padahal, terus terang saja, plastiknya tidak bisa diulur supaya panjang seperti leher jerapah. Yang pasti, biarpun jerapah bukan spesies endemik di Indonesia, plastik jerapah itu sangat Indonesia: tahan mengantongi santan. Sebuah label sablonan yang bersahaja namun percaya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img align="middle" src="http://img.photobucket.com/albums/v440/mase/gombalabel/plastik-jerapah.jpg" /></p>
<p>Satwa memang paling sering dijadikan merek. Tapi apa alasan wong Solo ini bikin kantong plastik cap Jerapah? Padahal, terus terang saja, plastiknya tidak bisa diulur supaya panjang seperti leher jerapah. Yang pasti, biarpun jerapah bukan spesies endemik di Indonesia, plastik jerapah itu sangat Indonesia: tahan mengantongi santan. Sebuah label sablonan yang bersahaja namun percaya diri, hurufnya pun tampaknya diset pakai Rugos. Apakah para pembeli peduli pada merek ini, sehingga ketika datang ke toko plastik akan bilang kepadasi penjual, &#8220;Minta plastik jerapah&#8230;&#8221;? Tanyailah kenalan Anda yang orang Solo, atau Sala, atau Surakarta: apakah mereka mengenal plastik jerapah.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://label.blogombal.org/2005/05/06/jerapah-doyan-santan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dari Burung Priyayi untuk Burung KÃ©rÃ©</title>
		<link>http://label.blogombal.org/2004/10/16/dari-burung-priyayi-untuk-burung-kere/</link>
		<comments>http://label.blogombal.org/2004/10/16/dari-burung-priyayi-untuk-burung-kere/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 Oct 2004 12:38:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Antyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lain-lain]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://label.blogombal.org/2004/10/16/dari-burung-priyayi-untuk-burung-kere/</guid>
		<description><![CDATA[<p></p> <p>Inilah dagelan kÃ©rÃ©: bagaimana cara menghabiskan duit Rp 100 juta untuk sekali santap sendirian, dan harus habis, tanpa ongkos lain-lain, cuma makan saja.</p> <p>Jawabannya: makan perkutut goreng, tapi perkututnya juara konkurs atawa lomba.</p> <p>Perkutut, konon, bisa mahal, sehingga saya dengar kabar burung [via mulut manusia] bahwa perkutut anu itu harganya malah setara sedan anyar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img alt="jamu burung perkutut" title="jamu burung perkutut" src="http://img.photobucket.com/albums/v440/mase/gombalabel/jamu-perkutut.jpg" /></p>
<p>Inilah dagelan kÃ©rÃ©: bagaimana cara menghabiskan duit Rp 100 juta untuk sekali santap sendirian, dan harus habis, tanpa ongkos lain-lain, cuma makan saja.</p>
<p>Jawabannya: makan perkutut goreng, tapi perkututnya juara konkurs atawa lomba.</p>
<p>Perkutut, konon, bisa mahal, sehingga saya dengar kabar burung [via mulut manusia] bahwa perkutut anu itu harganya malah setara sedan anyar 2.000 cc.</p>
<p>Yang saya tahu perkutut memang dirumat sepenuh hati. Termasuk dikasih jamu. Supaya sehat. Agar suara &#8220;kung&#8221;-nya merdu, mendatangkan ketenangan selagi menikmati teh poci.</p>
<p>Nah, jamu bikinan Sumber-Djadi ini bilang, ramuannya berasal dari bangsawan Yogyakarta. Jadi, perkutut kÃ©rÃ© diharapkan akan semulia perkutut priyayi [KBBI: priayi], burungnya para <em>priyagung</em> atawa kaum menak, piaraan para <em>bandara</em> [baca: bendoro, dengan "d" lunak, bisa disingkat "ndoro"], yang mungkin lebih bagus unggah-ungguh atau <em>manner</em>-nya.</p>
<p>Feodalisme, alangkah melenakannya. Padahal raja pun, terutama pendiri wangsa atau dinasti dalam masyarakat agraris, adalah keturunan petani. Saya tak tahu adakah raja pendiri wangsa yang keturunan atau bekas bajak laut, baik rompak maupun lanun &#8212; dengan atau tanpa anting sebelah, dengan atau tanpa penutup mata sebelah.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://label.blogombal.org/2004/10/16/dari-burung-priyayi-untuk-burung-kere/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Teka-teki Merek</title>
		<link>http://label.blogombal.org/2004/10/06/teka-teki-merek/</link>
		<comments>http://label.blogombal.org/2004/10/06/teka-teki-merek/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Oct 2004 14:01:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Antyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lain-lain]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://label.blogombal.org/2004/10/06/teka-teki-merek/</guid>
		<description><![CDATA[<p>Apa iya, sebuah merek adalah pencitraan diri pemiliknya? Saya tak tahu. Apa iya, merek juga berarti cerminan produsen dalam mencitrakan konsumennya? Saya tak paham. Apalagi jika menyangkut branding, maka desain kemasan hanya satu hal, karena di luar itu adalah upaya komunikasi pemasaran berikut segala bla-bla-bla yang membingungkan.</p> <p>Saya tak paham itu semua. Lebih menyenangkan melihat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apa iya, sebuah merek adalah pencitraan diri pemiliknya? Saya tak tahu. Apa iya, merek juga berarti cerminan produsen dalam mencitrakan konsumennya? Saya tak paham. Apalagi jika menyangkut <em>branding</em>, maka desain kemasan hanya satu hal, karena di luar itu adalah upaya komunikasi pemasaran berikut segala bla-bla-bla yang membingungkan.</p>
<p>Saya tak paham itu semua. Lebih menyenangkan melihat desain kemasan barang-barang itu&#8230; Apakah barangnya laku atau tidak, menjadi ikon zaman atau sekadar terselip di lapak penjual sampai penjualnya lupa, saya juga tak begitu paham. Itu urusannya orang pintar, kaum yang sudah cerdik masih cendekia pula.</p>
<p>(Pindahan dari <a title="namanya juga pindahan" target="_blank" href="http://gombalabel.blogdrive.com/archive/1.html">tempat lama</a>)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://label.blogombal.org/2004/10/06/teka-teki-merek/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

