
Yang namanya tanda jempol memang abadi. Itu sebabnya di blog ini ada kategori “produk jempolan”. Termasuk untuk roti kacang hijau dari Maemunah Bakery, Bekasi, yang saya temukan di Ciracas, Jakarta Timur. Kemasannya modern, begitu pula mereknya: Dee Dee. Apa arti Rp 500 di Jabodetabek? Bappenas lebih tahu, begitu pula lembaga-lembaga riset (dan konsultan) ekonomi.
Begitu banyak merek jempol karena setiap produsen sangat percaya diri bahwa produknya memang jempolan. Nah, peracik kopi dan bandrek ini memilih nama yang sama dengan jempol: ibu jari. Setahu saya jarang yang memakai kata itu. Mungkin produsen lain khawatir jika Ibu Jari dikira nama juragannya.


Apa sih yang disebut sebagai “sambel asli”? Jawabannya tak cukup dengan “bukan sambel palsu”. Mungkin semacam ini: sambal (sambel) yang terbikin dari cabe (cabai) asli, bukan cabe lilin apalagi cabe plastik.
Jika tingkat kepedasan bisa dinilai dengan bintang maka sambal ini meraih tujuh bintang. Tapi belum jelas, tujuh itu dari skala berapa.
Jika penilaiannya menggunakan lambang cabe, maka sambal ini mengantongi 12 cabe. Semoga saja skalanya bukan satu sampai 25 cabe, karena sebagai sambal 12 cabe produk ini sudah pedas. Bagaimana dengan peraih 25 cabe? Lidah siapa yang tahan mengujinya?
Tentang cap jempol, ah entahlah. Begitu banyak produk yang memakai jempol untuk merek. Sederhana, cocok dengan persepsi khalayak bahwa jempol adalah simbol kebagusan.

Silet ini sangat yakin bahwa ketajamannya memang kelas jempolan. Bahkan dua jempol!
Sungguh merek yang sangat percaya diri, memakai bahasa Indonesia, didistribusikan oleh PT Enseval Putra Megatrading. Dalam kemasan paket tak disebutkan siapa produsennya. Tapi dalam bungkus silet tertulis “Dibuat oleh: ASR Co., USA”.

Silet 2 Jempol ini saya peroleh Desember 2006 di Pasar Dawe, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Kios penjualnya ada di seberang kedai swike enak itu. Di pasar swalayan Jakarta, setahu saya, silet ajaib ini tidak tersedia.
Random Posts
Jerapah Doyan Santan
May 6, 2005Satwa memang paling sering dijadikan merek. Tapi apa alasan wong Solo ini bikin kantong plastik cap Jerapah? Padahal, terus terang saja, plastiknya tidak bisa diulur supaya panjang seperti leher jerapah. Yang pasti, biarpun jerapah bukan spesies endemik di Indonesia, plastik jerapah itu sangat Indonesia: tahan mengantongi santan. Sebuah label sablonan yang bersahaja namun percaya [...]
Recent Comments
- Ichwan Antonio: Coba cari di PD LIDO telpon 021 6926075
- JP: Mas Antyo, kenal petinju Rukimin alias Rocky ini ini? Karena dia adalah kawan lama saya, dan saya sulit...
- eqwvwyvc: spa6d4 bcduumdmobmc
- Bunny: I can\’t hear anyhntig over the sound of how awesome this article is.
- pecah utax: jaman sekarang ; Mesti Hati2x milih makanan. bt ‘ penasaran jg menurut pndapat “Aming”....
Gombal Disclaimer
label.blogombal.org is a non-profit blog (continued from another blog) and is not intended to infringe upon the rights of any holders of copyrights. All materials (trademarks, logos, etc) on this blog are for informational purposes only. In case anybody feels that her/his copyright has been violated, please don't sue me. After all I am giving you free publicity. :)Categories
- Alat tulis dan kantor (4)
- Busana, perhiasan, pernik (3)
- Kosmetika (6)
- Lain-lain (10)
- Mainan (2)
- Makanan, minuman & obat (115)
- Produk jempolan (8)
- Rokok-merokok (20)
- Rumah tangga (17)
- Transportasi (4)






