<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>gombalabel</title>
	<atom:link href="http://label.blogombal.org/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://label.blogombal.org</link>
	<description>Bualan daripada Pemulung</description>
	<pubDate>Sun, 22 Jun 2008 13:29:53 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.5.1</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Menuju Masyarakat Madani Rasa Itali(a)</title>
		<link>http://label.blogombal.org/2008/06/22/menuju-masyarakat-madani-rasa-italia/</link>
		<comments>http://label.blogombal.org/2008/06/22/menuju-masyarakat-madani-rasa-italia/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Jun 2008 13:29:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>paman tyo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Makanan, minuman &#038; obat]]></category>

		<category><![CDATA[ciamis]]></category>

		<category><![CDATA[macaroni]]></category>

		<category><![CDATA[madani]]></category>

		<category><![CDATA[makaroni]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://label.blogombal.org/?p=140</guid>
		<description><![CDATA[Inilah kata KBBI tentang makaroni: &#8220;ma·ka·ro·ni (n) : makanan dasar yg dibuat dr tepung terigu, berbentuk buluh pita, yg diolah menjadi berbagai macam masakan&#8221;.

Apakah di negeri asalnya, yakni Italia, macaroni juga dikemas sebagai cemilan kering awetan? Saya tak tahu. Barangkali itu juga tak penting.
Lebih penting bagi kita adalah kreativitas mengolah penganan yang semoga saja sehat, [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://label.blogombal.org/2008/06/22/menuju-masyarakat-madani-rasa-italia/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Kendil Bu Tjitro dan Bahasa Sarjana</title>
		<link>http://label.blogombal.org/2008/06/22/kendil-bu-tjitro-dan-bahasa-sarjana/</link>
		<comments>http://label.blogombal.org/2008/06/22/kendil-bu-tjitro-dan-bahasa-sarjana/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Jun 2008 13:17:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>paman tyo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Makanan, minuman &#038; obat]]></category>

		<category><![CDATA[bahasa]]></category>

		<category><![CDATA[bu tjitro]]></category>

		<category><![CDATA[ejaan]]></category>

		<category><![CDATA[EyD]]></category>

		<category><![CDATA[gudeg]]></category>

		<category><![CDATA[kendil]]></category>

		<category><![CDATA[skripsi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://label.blogombal.org/?p=139</guid>
		<description><![CDATA[
Kendil (Jawa: kendhil) adalah periuk tembikar. Cocok dan enak untuk menampung olahan masakan tradisional. Maka Bu Tjitro Yogya (dan Jakarta) pun mempertahankan kemasan gudeg jualannya dalam kendil.

Yang menarik dari kemasan luar, yakni karton, adalah penjelasan tentang produk. Soal ejaan (terutama &#8220;di&#8221;), abaikan saja. Bukankah &#8220;tak sedikit&#8221; sarjana yang bingung membedakan &#8220;di&#8221; sebagai awalan dan kata [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://label.blogombal.org/2008/06/22/kendil-bu-tjitro-dan-bahasa-sarjana/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Si Kuncir yang Kemriuk dan Berminyak</title>
		<link>http://label.blogombal.org/2008/06/22/si-kuncir-yang-kemriuk-dan-berminyak/</link>
		<comments>http://label.blogombal.org/2008/06/22/si-kuncir-yang-kemriuk-dan-berminyak/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Jun 2008 13:04:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>paman tyo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Makanan, minuman &#038; obat]]></category>

		<category><![CDATA[bekasi]]></category>

		<category><![CDATA[franky welirang]]></category>

		<category><![CDATA[kerupuk]]></category>

		<category><![CDATA[kuncir]]></category>

		<category><![CDATA[terigu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://label.blogombal.org/?p=138</guid>
		<description><![CDATA[
Pilihan nama krupuk ini unik juga: Anta Kuncir. Mungkin pemiliknya bernama Anta, berkuncir pula. Jika ya, artinya dia funky juga.
Kuncir baru muncul (lagi) tahun 80-an setelah rambut gondrong tergerai sempat rehat, digantikan oleh potongan rapi pada akhir 70-an (biasanya ditambahi kumis).

Seterusnya rambut dikuncir dianggap biasa, mulai bisa diterima. Bahkan salah satu bos di Grup Salim, [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://label.blogombal.org/2008/06/22/si-kuncir-yang-kemriuk-dan-berminyak/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Bagelen dari Tanah Pasundan</title>
		<link>http://label.blogombal.org/2008/06/22/bagelen-dari-tanah-pasundan/</link>
		<comments>http://label.blogombal.org/2008/06/22/bagelen-dari-tanah-pasundan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Jun 2008 12:56:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>paman tyo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Makanan, minuman &#038; obat]]></category>

		<category><![CDATA[bagelen]]></category>

		<category><![CDATA[dulangmas]]></category>

		<category><![CDATA[garut]]></category>

		<category><![CDATA[purworejo]]></category>

		<category><![CDATA[roti kering]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://label.blogombal.org/?p=137</guid>
		<description><![CDATA[Saya tak tahu kenapa roti kering yang manis itu disebut &#8220;roti bagelen&#8221;. Setahu saya Bagelen itu nama wilayah di Purworejo, bagian dari kantung besar Dulangmas (Kedu, Magelang, Banyumas), gudang beras bagi kerajaan Maratam Islam.
Dulu, yang terkenal adalah roti bagelen cap Prijaji dengan ikon pria jawa memakai kupluk jawa.

Nah yang ini adalah Bagelen dari Pasundan. Terbikin [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://label.blogombal.org/2008/06/22/bagelen-dari-tanah-pasundan/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Upet bin Tunam si Tali Kesegaran</title>
		<link>http://label.blogombal.org/2008/06/22/upet-bin-tunam-si-tali-kesegaran/</link>
		<comments>http://label.blogombal.org/2008/06/22/upet-bin-tunam-si-tali-kesegaran/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Jun 2008 12:45:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>paman tyo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Makanan, minuman &#038; obat]]></category>

		<category><![CDATA[cirebon]]></category>

		<category><![CDATA[oepet]]></category>

		<category><![CDATA[ogle eyes]]></category>

		<category><![CDATA[rock]]></category>

		<category><![CDATA[teh]]></category>

		<category><![CDATA[tunam]]></category>

		<category><![CDATA[upet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://label.blogombal.org/?p=136</guid>
		<description><![CDATA[Slogan teh cap Upet ini sederhana tapi penuh percaya diri: &#8220;Lambang Kesegaran&#8221;. Segar tak harus dekat dengan dingin, basah, apalagi anyes. Bukankah ada ungkapan &#8220;fresh from the oven&#8220;? Roti atau kue anyar jelas hangat bahkan panas.

Lantas upet itu apa? Tak ada hubungannya dengan upeti. Upet adalah tunam. Lah, apa pula? Upet atau tunam adalah tali [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://label.blogombal.org/2008/06/22/upet-bin-tunam-si-tali-kesegaran/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Aladin Naik Tikar</title>
		<link>http://label.blogombal.org/2008/02/01/aladin-naik-tikar/</link>
		<comments>http://label.blogombal.org/2008/02/01/aladin-naik-tikar/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 Feb 2008 08:52:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>paman tyo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Rumah tangga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://label.blogombal.org/2008/02/01/aladin-naik-tikar/</guid>
		<description><![CDATA[
Siapa bilang Aladdin alias Aladin naik babut terbang? Ternyata, dengan lampu wasiatnya, dia memilih naik tikar plastik seharga Rp 35.000 yang dijual di Pasar Mayestik, Jakarta Selatan.
Hmmm&#8230; tikar plastik. Tikar ini muncul tahun 70-an sebagai pelengkap tikar pandan dan tikar mendong. Tikar plastik yang sumuk ini lebih tahan air, kalau terkena ompol mudah dibersihkan dengan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://label.blogombal.org/2008/02/01/aladin-naik-tikar/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Jènipêr, bukan Jennifer</title>
		<link>http://label.blogombal.org/2007/11/09/jeniper-bukan-jennifer/</link>
		<comments>http://label.blogombal.org/2007/11/09/jeniper-bukan-jennifer/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Nov 2007 15:10:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>paman tyo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Makanan, minuman &#038; obat]]></category>

		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://label.blogombal.org/2007/11/09/jeniper-bukan-jennifer/</guid>
		<description><![CDATA[
Desain label sirop ini sudah modern. Nama yang dipakai pun &#8220;modern&#8221;, maaf maksud saya &#8220;kebarat-baratan&#8221;. Jeniper. Keren kan?
Produk ini bikinan CV Mustika Flamboyan, Kuningan, Jawa Barat. Saya belum tahu Jeniper itu nama siapa. Pemiliknya? Putrinya?
Tentang Jeniper ini, sebagian dari Anda pasti akan terjerembab ke olok-olok lama bahwa (sebagian) orang Sunda tak dapat melafalkan &#8220;F&#8221; (èf) [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://label.blogombal.org/2007/11/09/jeniper-bukan-jennifer/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Mbok Berek, bukan Pak Kolonel</title>
		<link>http://label.blogombal.org/2007/09/25/mbok-berek-bukan-pak-kolonel/</link>
		<comments>http://label.blogombal.org/2007/09/25/mbok-berek-bukan-pak-kolonel/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 Sep 2007 16:32:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>paman tyo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Makanan, minuman &#038; obat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://label.blogombal.org/2007/09/25/mbok-berek-bukan-pak-kolonel/</guid>
		<description><![CDATA[
Anda pernah melihat potret Colonel Sanders si peramu resep KFC. Kalau potret Mbok Berek (baca: bê-rèk)? Jarang yang pernah melihat. Saya juga belum. Tapi sebagai nama, Mbok Berek (pernah) ada di mana-mana. Mbok Berek adalah ayam goreng. Tepatnya: ayam goreng kalasan.
Kalasan adalah nama tempat di Yogya. Ketika nama itu menjadi atribut masakan, tertulislah dengan &#8220;k&#8221; [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://label.blogombal.org/2007/09/25/mbok-berek-bukan-pak-kolonel/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Semar Doyan Kerupuk</title>
		<link>http://label.blogombal.org/2007/09/25/semar-doyan-kerupuk/</link>
		<comments>http://label.blogombal.org/2007/09/25/semar-doyan-kerupuk/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 Sep 2007 15:16:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>paman tyo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Makanan, minuman &#038; obat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://label.blogombal.org/2007/09/25/semar-doyan-kerupuk/</guid>
		<description><![CDATA[
Banyak sudah merek yang memakai tokoh pewayangan. Itu membuktikan bahwa wayang masih hidup dalam sebagian masyarakat kita, terutama Jawa dan Sunda. Pergeralan wayang kulit di auditorium RRI Jakarta, misalnya, masih diminati. Demikian pula di Taman Mini Indonesia Indah.
Meskipun begitu apa salahnya kita menerka satu hal. Yaitu mengapa kerupuk ini memakai Semar, sesepuh punakawan? Apakah konsumennya, [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://label.blogombal.org/2007/09/25/semar-doyan-kerupuk/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Nyonya Besar Bikin Es</title>
		<link>http://label.blogombal.org/2007/09/25/nyonya-besar-bikin-es/</link>
		<comments>http://label.blogombal.org/2007/09/25/nyonya-besar-bikin-es/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 Sep 2007 14:35:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>paman tyo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Makanan, minuman &#038; obat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://label.blogombal.org/2007/09/25/nyonya-besar-bikin-es/</guid>
		<description><![CDATA[
Merek es lilin bikinan PT Sumber Es Makmur, Tangerang, ini mengesankan sebuah jaminan zaman: sudah ada sejak dulu. Entahlah sudah berapa lama usianya. Saya sih tahunya baru dua-tiga tahun terakhir.
Apa lagi yang mengesankannya sebagai merek klasik? Ya merek itu sendiri: Njonja Besar (ejaan lama). Berupa &#8220;potret&#8221; perempuan bertubuh subur.

Embel-embel &#8220;home made&#8221; seolah menjanjikan sebuah tradisi [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://label.blogombal.org/2007/09/25/nyonya-besar-bikin-es/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
