<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>label.blogombal.org</title>
	<atom:link href="http://label.blogombal.org/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://label.blogombal.org</link>
	<description>Bualan daripada Pemulung</description>
	<lastBuildDate>Mon, 09 May 2011 16:12:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Bukan Kecap cap Sapi</title>
		<link>http://label.blogombal.org/2011/05/09/bukan-kecap-cap-sapi/</link>
		<comments>http://label.blogombal.org/2011/05/09/bukan-kecap-cap-sapi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 May 2011 16:12:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Antyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Makanan, minuman & obat]]></category>
		<category><![CDATA[kecap]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga liem]]></category>
		<category><![CDATA[ketjap gurih]]></category>
		<category><![CDATA[lembu]]></category>
		<category><![CDATA[sampi]]></category>
		<category><![CDATA[sapi]]></category>
		<category><![CDATA[yogyakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://label.blogombal.org/?p=356</guid>
		<description><![CDATA[<p></p> <p>Mestinya memang bukan. Meskipun bergambar sapi hitam-putih-merah nyatanya tak ada kata &#8220;cap sapi&#8221;, yang ada hanya &#8220;ketjap gurih&#8221;. Â Ini kecap terbikin oleh keluarga Liem dari Yogyakarta. Saya tak tahu sejak kapan kecap ini ada, karena masih menggunakan ejaan lama &#8220;ketjap&#8221;, tapi pendaftarannya bertahun 1991 &#8212; mungkin daftar ulang?</p> <p>Saya menemukan botol kecap bergambar sapi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" title="kecap gurih cap sapi dari yogyakarta waktu tikabanget menikah" src="http://i54.photobucket.com/albums/g110/kotakgambar/new-label/label-kecap-gurih-cap-sapi.jpg" alt="" width="400" height="526" /></p>
<p>Mestinya memang bukan. Meskipun bergambar sapi hitam-putih-merah nyatanya tak ada kata &#8220;cap sapi&#8221;, yang ada hanya &#8220;ketjap gurih&#8221;. Â Ini kecap terbikin oleh keluarga Liem dari Yogyakarta. Saya tak tahu sejak kapan kecap ini ada, karena masih menggunakan ejaan lama &#8220;ketjap&#8221;, tapi pendaftarannya bertahun 1991 &#8212; mungkin daftar ulang?</p>
<p>Saya menemukan botol kecap bergambar sapi ini dari meja makanan dalam resepsi pernikahan <a href="http://tikabanget.com" target="_blank">Tikabanget</a>, awal Mei ini, di Yogya. Para tetamu dipersilakan menambahkan kecap sendiri pada hidangan yang diambilnya. Si pemilik jasa boga lebih memilih kecap sapi. :)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://label.blogombal.org/2011/05/09/bukan-kecap-cap-sapi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bedak Kimia Farma</title>
		<link>http://label.blogombal.org/2011/05/09/bedak-kimia-farma/</link>
		<comments>http://label.blogombal.org/2011/05/09/bedak-kimia-farma/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 May 2011 15:52:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Antyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kosmetika]]></category>
		<category><![CDATA[bedak]]></category>
		<category><![CDATA[kecantikan]]></category>
		<category><![CDATA[kimia farma]]></category>
		<category><![CDATA[marcks']]></category>
		<category><![CDATA[talc]]></category>
		<category><![CDATA[talcum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://label.blogombal.org/?p=354</guid>
		<description><![CDATA[<p></p> <p>Ini termasuk bedak klasik tetapi sudah mengalami peremajaan desain. Celakanya saya lupa bagaimana desain lama kemasan Marcks&#8217; dari BUMN PT Kimia Farma yang merupakan kelanjutan dari NV Chemicalien Handle Rathkamp &#38; Co. (berdiri pada 1917). Apa yang tampak dari stiker promo Marcks&#8217; tahun 70-an masih samar-samar, yang menonjol adalah modelnya, aktris Widyawati &#8212; tapi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" title="bedak marcks' dari kimia farma" src="http://i54.photobucket.com/albums/g110/kotakgambar/new-label/label-bedakmarcks2.jpg" alt="" width="600" height="385" /></p>
<p>Ini termasuk bedak klasik tetapi sudah mengalami peremajaan desain. Celakanya saya lupa bagaimana desain lama kemasan Marcks&#8217; dari BUMN PT Kimia Farma yang merupakan kelanjutan dari NV Chemicalien Handle Rathkamp &amp; Co. (berdiri pada 1917). Apa yang tampak dari stiker promo Marcks&#8217; tahun 70-an masih samar-samar, yang menonjol adalah modelnya, aktris Widyawati &#8212; tapi yang diiklankan adalah seri <em>toilet powder</em> (<em>antiseptic</em>), bukan <em>beauty powder</em>.</p>
<p>Merek Marcks&#8217; merepotkan pengucapan bagi sebagian orang, sehingga ada yang mengucapkan &#8220;mark&#8221; dan ada pula &#8220;mars&#8221;. Nyatanya bedak ini bertahan lama, melintasi pergantian rezim dan abad.</p>
<p><img class="alignnone" title="bedak marcks' kimia farma" src="http://i54.photobucket.com/albums/g110/kotakgambar/new-label/label-bedak-marcks-3.jpg" alt="" width="555" height="557" /></p>
<p>Â© Repro stiker oleh <a href="http://reklamedjadoel.blogspot.com/" target="_blank">Reklame Djadoel</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://label.blogombal.org/2011/05/09/bedak-kimia-farma/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lilin Mercusuar</title>
		<link>http://label.blogombal.org/2011/05/09/lilin-mercusuar/</link>
		<comments>http://label.blogombal.org/2011/05/09/lilin-mercusuar/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 May 2011 13:39:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Antyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lain-lain]]></category>
		<category><![CDATA[lilin]]></category>
		<category><![CDATA[mercusuar]]></category>
		<category><![CDATA[yogyakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://label.blogombal.org/?p=351</guid>
		<description><![CDATA[<p></p> <p>Pemilihan jenama lilin ini, Mercusuar, mungkin untuk memberi kesan bahwa selama menyala maka si lilin akan menjadi panduan arah bagi siapapun yang melihatnya. Saya tak tahu sejak kapan lilin ini beredar karena terbukti tanda terdaftarnya masih kosong, sementara barcode-nya tak saya coba untuk membacanya. Seperti umumnya lilin, Mercusuar dari Yogyakarta ini menggunakan warna merah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" title="lilin cap Mercusuar dari Yogyakarta" src="http://i54.photobucket.com/albums/g110/kotakgambar/new-label/label-lilin-mercusuar.jpg" alt="" width="600" height="196" /></p>
<p>Pemilihan jenama lilin ini, Mercusuar, mungkin untuk memberi kesan bahwa selama menyala maka si lilin akan menjadi panduan arah bagi siapapun yang melihatnya. Saya tak tahu sejak kapan lilin ini beredar karena terbukti tanda terdaftarnya masih kosong, sementara barcode-nya tak saya coba untuk membacanya. Seperti umumnya lilin, Mercusuar dari Yogyakarta ini menggunakan warna merah untuk mereknya. Saya tak tahu kenapa warna merah yang dipilih &#8212; ada juga sih yang biru.</p>
<p>Tentang lilin, saya teringat coretan teman saya waktu SMP pada buku kenangan, &#8220;Jadilah lilin yang rela habis demi penerangan.&#8221; Walah, berat amat yak? :D</p>
<p>Benarkah klaim bahwa lilin ini tak meninggalkan sisa? Saya belum mengetesnya. Ketika memakai pun saya lupa untuk mencocokkan klaim dengan kenyataan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://label.blogombal.org/2011/05/09/lilin-mercusuar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hanoman bukan Hanya Putih</title>
		<link>http://label.blogombal.org/2011/03/23/hanoman-bukan-hanya-putih/</link>
		<comments>http://label.blogombal.org/2011/03/23/hanoman-bukan-hanya-putih/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Mar 2011 07:17:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Antyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Makanan, minuman & obat]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah tangga]]></category>
		<category><![CDATA[bubuk pewarna]]></category>
		<category><![CDATA[hanoman]]></category>
		<category><![CDATA[kesumba]]></category>
		<category><![CDATA[sumba]]></category>
		<category><![CDATA[tÃ¨res]]></category>
		<category><![CDATA[wayang]]></category>
		<category><![CDATA[wÃ¨nter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://label.blogombal.org/?p=349</guid>
		<description><![CDATA[<p></p> <p>Dunia pewayangan sering menjadi sumber merek-merek lama untuk produk yang menyasar rakyat kebanyakan. Mungkin karena dunia perlambang dan idola dulu masih terbatas. Pada beberapa jenis produk berupa sachet kertas, nama tokoh pewayangan termasuk favorit. Misalnya <a href="http://label.blogombal.org/2009/08/12/kera-putih-nan-wangi/">vanili cap Hanoman</a>, <a href="http://label.blogombal.org/2004/10/12/wenter-wantek/">wÃ¨nter (pewarna kain) cap Kresno</a>, dan <a href="http://label.blogombal.org/2005/01/19/sang-pemutih/">bubuk pemutih cucian cap Kumbo Karno</a>. Nah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" title="sumba tÃ¨res pewarna makanan cap Hanoman buatan Solo" src="http://i54.photobucket.com/albums/g110/kotakgambar/new-label/label-sumba-teres-hanoman.jpg" alt="" width="600" height="476" /></p>
<p>Dunia pewayangan sering menjadi sumber merek-merek lama untuk produk yang menyasar rakyat kebanyakan. Mungkin karena dunia perlambang dan idola dulu masih terbatas. Pada beberapa jenis produk berupa sachet kertas, nama tokoh pewayangan termasuk favorit. Misalnya <a href="http://label.blogombal.org/2009/08/12/kera-putih-nan-wangi/">vanili cap Hanoman</a>, <a href="http://label.blogombal.org/2004/10/12/wenter-wantek/">wÃ¨nter (pewarna kain) cap Kresno</a>, dan <a href="http://label.blogombal.org/2005/01/19/sang-pemutih/">bubuk pemutih cucian cap Kumbo Karno</a>. Nah yang ini adalah <em>tÃ¨res</em> atau sumba cap Hanoman, bikinan Solo. Masih dijual di pedesaan Wonogiri, Jawa Tengah. Mungkin cocok untukmengganti si kera putih karena warna putih itu paling semanak untuk diwarnai.</p>
<p>Merek lainyang non-wayang untuk <em>tÃ¨res</em> dan wÃ¨nter (bukan untuk makanan) misalnya <a href="http://label.blogombal.org/2004/11/19/cegluk-hijau-kesumba/">Stoples</a> dan <a href="http://label.blogombal.org/2005/02/12/warna-itu-kasih/">Kalkun</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://label.blogombal.org/2011/03/23/hanoman-bukan-hanya-putih/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Karcis Sepur Seukuran Kartu Domino</title>
		<link>http://label.blogombal.org/2011/03/23/karcis-sepur-seukuran-kartu-domino/</link>
		<comments>http://label.blogombal.org/2011/03/23/karcis-sepur-seukuran-kartu-domino/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Mar 2011 06:30:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Antyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Transportasi]]></category>
		<category><![CDATA[domino]]></category>
		<category><![CDATA[gaple]]></category>
		<category><![CDATA[karcis]]></category>
		<category><![CDATA[kereta api]]></category>
		<category><![CDATA[KRL]]></category>
		<category><![CDATA[letterpress]]></category>
		<category><![CDATA[Prambanan Eskpres]]></category>
		<category><![CDATA[Prameks]]></category>
		<category><![CDATA[sepur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://label.blogombal.org/?p=336</guid>
		<description><![CDATA[<p></p> <p>Akhirnya karcis kereta api &#8212; orang bilang: tiket &#8212; macam ini punah. Dicetak di atas karton hijau telur (tapi rentang warna bisa bervariasi) setebal dan seukuran kartu domino, dengan teknik letterpress, dan peneraan numeratornya tampaknya juga secara manual. Untuk jarak dekat, tiket sepur macam ini sudah digantikan kertas HVS bercetak offset dengan ukuran sekitar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" title="karcis kereta api model klasik, dengan teknik cetak letterpress" src="http://i54.photobucket.com/albums/g110/kotakgambar/new-label/label-karcis-kereta.jpg" alt="" width="600" height="468" /></p>
<p>Akhirnya karcis kereta api &#8212; orang bilang: tiket &#8212; macam ini punah. Dicetak di atas karton hijau telur (tapi rentang warna bisa bervariasi) setebal dan seukuran kartu domino, dengan teknik <em>letterpress</em>, dan peneraan numeratornya tampaknya juga secara manual. Untuk jarak dekat, tiket sepur macam ini sudah digantikan kertas HVS bercetak <em>offset</em> dengan ukuran sekitar satu setengah dari model gaple.</p>
<p>Salah satu ciri <em>letterpress</em> yang kurang bagus adalah ketebalan tinta tak merata. Akibat penekanan yang kuat maka setiap cetakan meninggalkan jejak melesak ke dalam kertas. Ciri lain? Lubang di tengah kartu dan cowakan pada tepian sebagai tanda telah diperiksa oleh kondektur.</p>
<p>Sampai awal 2000-an, KRL Jabodetabek masih memakai karcis nyeni ini. Berbahagialah Anda yang masih menyimpannya.</p>
<p>UPDATE:<br />
Bandingkan dengan edisi yang lebih tua, atas masukan dari <a href="http://twitter.com/bunderanhi">@bunderanHI</a>. Yang ini ditawarkan di <a href="http://cgi.ebay.com.au/ws/eBayISAPI.dll?ViewItem&amp;item=230588602540&amp;ssPageName=STRK:MESELX:IT">eBay</a>. Â© Hak cipta foto: Â <a href="http://myworld.ebay.com.au/davo1622/?_trksid=p4340.l2559">davo1662</a>.</p>
<p><img class="alignnone" title="karcis kereta cibatu garut" src="http://i54.photobucket.com/albums/g110/kotakgambar/new-label/karcis-sepur-tjibatu-ebay.jpg" alt="" width="261" height="500" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://label.blogombal.org/2011/03/23/karcis-sepur-seukuran-kartu-domino/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kartu Promo: untuk Dicantelkan atau Dilemparkan</title>
		<link>http://label.blogombal.org/2011/03/22/kartu-promo-untuk-dicantelkan-atau-dilemparkan/</link>
		<comments>http://label.blogombal.org/2011/03/22/kartu-promo-untuk-dicantelkan-atau-dilemparkan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Mar 2011 07:28:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Antyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lain-lain]]></category>
		<category><![CDATA[kartu pos]]></category>
		<category><![CDATA[pondokgede]]></category>
		<category><![CDATA[sablon]]></category>
		<category><![CDATA[servis elektronik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://label.blogombal.org/?p=331</guid>
		<description><![CDATA[<p></p> <p>Sudah lumrah jika di perumahan tak hanya beredar tukang tempel stiker sedot WC tetapi juga tukang sebar kartu promosi servis elektronik. Untuk promo montir alat listrik ini, umumnya berupa kartu, seukuran kartu pos, Â berbahan karton tebal, dengan bonus benang tebal. Cara penyebarannya dengan mencantelkannya pada pintu halaman orang atau&#8230; dilemparkan (terutama kalau ada anjing). [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" title="kartu hasil sablon pengusaha jasa reparasi barang elektronik di pondokgede" src="http://i54.photobucket.com/albums/g110/kotakgambar/new-label/label-kartu-promo-servis-elektronik.jpg" alt="" width="600" height="418" /></p>
<p>Sudah lumrah jika di perumahan tak hanya beredar tukang tempel stiker sedot WC tetapi juga tukang sebar kartu promosi servis elektronik. Untuk promo montir alat listrik ini, umumnya berupa kartu, seukuran kartu pos, Â berbahan karton tebal, dengan bonus benang tebal. Cara penyebarannya dengan mencantelkannya pada pintu halaman orang atau&#8230; dilemparkan (terutama kalau ada anjing). Mungkin si montir berharap konsumen juga akan mencantelkan kartu ini sehingga perlu dicontohi. Keunikan sebagian kartu promo reparasi elektronik adalah pada teknik cetak: menggunakan sablon. Padahal sablon manual lebih dari satu warna itu melelahkan, dan terpaksa menggunakan raster besar. :)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://label.blogombal.org/2011/03/22/kartu-promo-untuk-dicantelkan-atau-dilemparkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Teri Nyonya van Kanayakan</title>
		<link>http://label.blogombal.org/2011/03/22/teri-nyonya-van-kanayakan/</link>
		<comments>http://label.blogombal.org/2011/03/22/teri-nyonya-van-kanayakan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Mar 2011 07:19:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Antyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Makanan, minuman & obat]]></category>
		<category><![CDATA[bandung]]></category>
		<category><![CDATA[kanayakan]]></category>
		<category><![CDATA[retro]]></category>
		<category><![CDATA[teri kacang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://label.blogombal.org/?p=327</guid>
		<description><![CDATA[<p></p> <p>Saya tak tahu sejak kapan teri Â <a href="http://kanayakanku.multiply.com/">Kanayakan</a>, Bandung, ini mengisi pasar. Desainnya labelnya modern sekaligus retro, menampilkan gaya ibu tahun 70-an. Seolah ini produk Â dan merektua yang disukai para nyona rumah di kota. Tentang gaya nyonya Indonesia, kita pernah memilikinya dari <a href="http://label.blogombal.org/2004/10/14/emberrrrrrrrrr/">ember plastik Pioneer</a>. Ada nyonya berkain berkebaya di sana. Saya ingat, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" title="teri kacang kanayakan" src="http://i54.photobucket.com/albums/g110/kotakgambar/new-label/label-teri-kacang-kanayakan.jpg" alt="" width="500" height="646" /></p>
<p>Saya tak tahu sejak kapan teri Â <a href="http://kanayakanku.multiply.com/">Kanayakan</a>, Bandung, ini mengisi pasar. Desainnya labelnya modern sekaligus retro, menampilkan gaya ibu tahun 70-an. Seolah ini produk Â dan merektua yang disukai para nyona rumah di kota. Tentang gaya nyonya Indonesia, kita pernah memilikinya dari <a href="http://label.blogombal.org/2004/10/14/emberrrrrrrrrr/">ember plastik Pioneer</a>. Ada nyonya berkain berkebaya di sana. Saya ingat, sampai tahun 70-an masih ada wanita pekerja dan nyonya yang kerap berkain kebaya, termasuk budhÃ© saya dan ibu guru saya.</p>
<p>Wadah teri ini saya temukan di sebuah dapur, entah diisi apa, makanya itu tanggal kedaluwarsa sudah terlewat.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://label.blogombal.org/2011/03/22/teri-nyonya-van-kanayakan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kerupuk cap Nuri, Cuma Difotokopi</title>
		<link>http://label.blogombal.org/2011/03/22/kerupuk-cap-nuri/</link>
		<comments>http://label.blogombal.org/2011/03/22/kerupuk-cap-nuri/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Mar 2011 07:00:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Antyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Makanan, minuman & obat]]></category>
		<category><![CDATA[fotokopi]]></category>
		<category><![CDATA[kerupuk]]></category>
		<category><![CDATA[makanan rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[nuri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://label.blogombal.org/?p=321</guid>
		<description><![CDATA[<p></p> <p>Anda tahu burung nuri? Pernah melihatnya atau cuma dengar namanya? Untunglah sekarang ada internet. Tapi jika menyangkut merek, selalu saja muncul tebakan kenapa burung anu, atau binatang apalah, yang jadi merek dagang. Pasti ada sejarahnya. Sayang untuk kasus ini, kerupuk dari Manonjaya, Tasikmalaya, saya tidak tahu kisahnya.</p> <p>Label ini saya minta dari warung rokok [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" title="kerupuk cap nuri" src="http://i54.photobucket.com/albums/g110/kotakgambar/new-label/label-kerupuk-cap-nuri.jpg" alt="" width="600" height="410" /></p>
<p>Anda tahu burung nuri? Pernah melihatnya atau cuma dengar namanya? Untunglah sekarang ada internet. Tapi jika menyangkut merek, selalu saja muncul tebakan kenapa burung anu, atau binatang apalah, yang jadi merek dagang. Pasti ada sejarahnya. Sayang untuk kasus ini, kerupuk dari Manonjaya, Tasikmalaya, saya tidak tahu kisahnya.</p>
<p>Label ini saya minta dari warung rokok karena kesederhanaanya. Cuma difotokopi. Pembuatan desain sudah dilakukan di komputer, bukan manual seperti kerupuk <a href="http://label.blogombal.org/2007/03/09/irma-yang-indie-yang-underground/">Irma</a> yang menonjolkan <em>craftmanship</em> :)</p>
<p>Dari mana datangnya label halal? Mmmm sebenarnya ini soal ketulusan dan keyakinan pembuat maupun pembeli. Maaf kalau saya salah. Setahu saya sih halal juga mencakup cara perolehan, penyembelihan, dan seterusnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://label.blogombal.org/2011/03/22/kerupuk-cap-nuri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apa Padanan Kata untuk Warna Cokelat?</title>
		<link>http://label.blogombal.org/2011/03/22/apa-padanan-kata-untuk-warna-cokelat/</link>
		<comments>http://label.blogombal.org/2011/03/22/apa-padanan-kata-untuk-warna-cokelat/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Mar 2011 19:24:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Antyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Makanan, minuman & obat]]></category>
		<category><![CDATA[bahasa]]></category>
		<category><![CDATA[belgia]]></category>
		<category><![CDATA[cokelat]]></category>
		<category><![CDATA[dark chocolate]]></category>
		<category><![CDATA[kotagede]]></category>
		<category><![CDATA[Monggo]]></category>
		<category><![CDATA[yogyakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://label.blogombal.org/?p=309</guid>
		<description><![CDATA[<p></p> <p><a href="http://i54.photobucket.com/albums/g110/kotakgambar/new-label/Valentines_day.jpg"></a>Apa lagi yang dapat saya ceritakan tentang cokelat Monggo dari Yogya?</p> <p>Sudah terlalu terkenal, sudah terlalu banyak cerita tentang dia, tapi bagaimanapun dia layak tampil di sini. Malah harus tampil.</p> <p>Pada awal kemunculan cokelat ini, awal 2000-an, saya sudah memindai bahkan memotret cokelat ini. Foto dan hasil pindaian hilang terfomat, lalu memotret lagi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" title="dark chocolate Monggo 58%" src="http://i54.photobucket.com/albums/g110/kotakgambar/new-label/label-cokelat-monggo-isi.jpg" alt="" width="600" height="380" /></p>
<p><a href="http://i54.photobucket.com/albums/g110/kotakgambar/new-label/Valentines_day.jpg"><img class="alignleft" title="Valantine's Day a la Monggo" src="http://i54.photobucket.com/albums/g110/kotakgambar/new-label/Valentines_day.jpg" alt="" width="180" height="216" /></a>Apa lagi yang dapat saya ceritakan tentang cokelat Monggo dari Yogya?</p>
<p>Sudah terlalu terkenal, sudah terlalu banyak cerita tentang dia, tapi bagaimanapun dia layak tampil di sini. Malah harus tampil.</p>
<p>Pada awal kemunculan cokelat ini, awal 2000-an, saya sudah memindai bahkan memotret cokelat ini. Foto dan hasil pindaian hilang terfomat, lalu memotret lagi tapi tersela mesin blog rusak dan seterusnya.</p>
<p>Jadi silakan Anda cari sendiri kisah lengkap tentang cokelat Kotagede dengan ramuan Belgia ini. Misalnya dari <a href="http://kontan.realviewusa.com/default.aspx?iid=23928&amp;startpage=page0000023">Kontan</a>, <a href="http://nasional.kompas.com/read/2009/01/06/10543767/monggo.coklat.unik.dari.jogya">Kompas</a>, dan tentu <a href="http://jengjeng.matriphe.com/coklat-jogja-coklat-monggo.html">Zammy Matriphe</a>. Yang terakhir itu sering kerepotan karena hasil giringan mesin pencari membuat orang datang ke blognya, lalu menanyakan harga, cara memesan dan sebagainya.</p>
<p>Ramuan Monggo paling sip adalah <em>dark chocolate</em> 69%. Sayang sebelum saya foto, cokelatnya raib :D Cokelat yang ada dalam artikel ini adalah yang 58%.</p>
<p>Lantas apa salah satu ciri khas Monggo? Kemasan. Menggunakan kertas samson, dengan menambahkan gambar pria berblangkon dan bersurjan membuang bungkus ke keranjang sampah. Di seluruh dunia hanya cokelat Monggo yang punya gaya begitu.</p>
<p>Jika menyangkut cokelat, penasaran saya tetap. Bagaimana dulu orang Jawa dan Indonesia menyebut warna soklat dan cokelat sebelum mengenal kakao?</p>
<p>Sebagai warna, KBBI mengartikan cokelat &#8220;<em>warna merah kehitam-hitaman seperti sawo matang</em>&#8220;. Tak ada padanan dalam lema (entri) itu.</p>
<p><img class="alignnone" title="dark chocolate Monggo 58% dari Kotagede, Yogyakarta" src="http://i54.photobucket.com/albums/g110/kotakgambar/new-label/label-cokelat-monggo-depan.jpg" alt="" width="275" height="550" /> <img class="alignnone" title="dark chocolate Monggo 58% dsari Kotagede, Yogyakarta" src="http://i54.photobucket.com/albums/g110/kotakgambar/new-label/label-cokelat-monggo-belakang.jpg" alt="" width="276" height="550" /></p>
<p>Â© Foto Valentine&#8217;s: <a href="http://chocolatemonggo.com/">Cokelat Monggo</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://label.blogombal.org/2011/03/22/apa-padanan-kata-untuk-warna-cokelat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kecap cap Bulan: Beda Rasa Beda Rupa</title>
		<link>http://label.blogombal.org/2011/03/09/kecap-cap-bulan-beda-rasa-beda-rupa/</link>
		<comments>http://label.blogombal.org/2011/03/09/kecap-cap-bulan-beda-rasa-beda-rupa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Mar 2011 19:25:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Antyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Makanan, minuman & obat]]></category>
		<category><![CDATA[apollo]]></category>
		<category><![CDATA[atom]]></category>
		<category><![CDATA[bulan]]></category>
		<category><![CDATA[kecap]]></category>
		<category><![CDATA[palembang]]></category>
		<category><![CDATA[usaha jaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://label.blogombal.org/?p=302</guid>
		<description><![CDATA[<p></p> <p>Merek kecap ini cap Bulan, terbikin oleh Usaha Jaya, Palembang. Baik merek maupun nama kumpeninya terkesan generik, tapi yang jelas &#8220;usaha jaya&#8221; mencerminkan sebuah tekad dan optimisme. Visioner, begitulah.</p> <p>Lantas apanya lagi yang menarik? Umumnya perusahan kecap hanya membedakan warna untuk kecap asin dan kecap manis. Yang ini membedakannya dari sisi bentuk labelnya sekalian. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" title="kecap cap bulan bikinan usaha jaya palembang" src="http://i54.photobucket.com/albums/g110/kotakgambar/new-label/label-kecap-usaha-jaya-palembang.jpg" alt="" width="600" height="574" /></p>
<p>Merek kecap ini cap Bulan, terbikin oleh Usaha Jaya, Palembang. Baik merek maupun nama kumpeninya terkesan generik, tapi yang jelas &#8220;usaha jaya&#8221; mencerminkan sebuah tekad dan optimisme. Visioner, begitulah.</p>
<p>Lantas apanya lagi yang menarik? Umumnya perusahan kecap hanya membedakan warna untuk kecap asin dan kecap manis. Yang ini membedakannya dari sisi bentuk labelnya sekalian. Meskipun begitu saya tidak tahu ada berapa varian produk Usaha Jaya, karena untuk yang asin namanya &#8220;kecap atom asin&#8221;.</p>
<p>Apa? Atom? Ada suatu masa, tahun 50-an sampai 60-an ketika kata &#8220;atom&#8221; sangat popular. Ada kacang atom sampai mainan dan penggaris plastik yang disebut berbahan &#8220;atom&#8221;. Mungkin sama popularnya dengan kata &#8220;apollo&#8221; pada akhir 60-an sampai awal 70-an karena misi NASA ke bulan dengan sekian Apollo-nya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://label.blogombal.org/2011/03/09/kecap-cap-bulan-beda-rasa-beda-rupa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

